#sengketalahan#wayabar#lamtim

Wabub Lamtim Pimpin Rapat Penyelesaian Sengeketa Tanah Way Abar Sumber Marga

Wabub Lamtim Pimpin Rapat Penyelesaian Sengeketa Tanah Way Abar Sumber Marga
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi saat Pimpin Rapat penyelesaian sengeketa tanah Way Abar Sumber Marga Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur di Aula Utama Sekdakab Lamtim Senin 27 Juni 2022.(Foto : Lampost.co/Arman Suhada)


Sukadana (Lampost.co)--Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi memimpin rapat penyelesaian sengeketa tanah Way Abar Sumber Marga Kecamatan Way Jepara  di Aula Utama Sekdakab Lamtim Senin, 27 Juni 2022.

lahan seluas 1.600 hektare yang berada di Sumber Marga Kecamatan Way Jepara saat ini diklaim oleh pihak ketiga yang mengaku sebagai ahli waris berdasarkan bukti bukti surat tahun 1911.

Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Timur M Jusuf menerangkan tanah tersebut, dulunya merupakan kawasan register 38, maka dari itu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi  Lampung serta BPKH provinsi.

"Tanah ini dulunya merupakan kawasan register 38, maka kami saat ini berkoordinasi dengan dinas kehutanan provinsi serta BPKH provinsi guna untuk mengetahui peta tanah yang dahulu seperti apa, sesuai dengan SK 545/Kementerian Kehutanan tahun 1998," ujar M Jusuf saat diwawancarai usai rapat musyawarah di depan Aula Utama Sekdakab Lamtim.

Pemerintah selaku penengah akan mencari tahu lebih lanjut persolan ini dengan melihat bentuk peta dahulu sesuai dengan dengan SK 545 dari Kementerian Kehutanan tahun 1998.

"Kita pingin tau peta ini seperti apa dulu sebenarnya sesuai dengan dengan SK 545 dari Kementerian Kehutanan tahun 1998 dan posisi yang mana yang di hibahkan," tuturnya.

"Dari kombinasi cerita yang kami terima, dulu tanah warga diambil alih oleh register 38 dan melalui surat 545 dikembalikan lagi ke warga, warga semula ini yang mana? itu yang sedang menjadi tanda tanya," Sambung M Jusuf.

Ia menambahkan hari ini pihak Desa Sumber Marga telah secara resmi melalui pemerintah daerah melakukan musyawarah.

"Hari ini Desa Sumber Marga telah secara resmi melalui pemerintah daerah untuk bermusyawarah, karena disitu juga ada aset pemerintah daerah seperti SMP Negeri, SD negeri dan bangunan pemerintah lainnya," Imbuhnya.

Dilain Pihak Kepala Desa Sumber Marga Ahmad Rosyid menyatakan dari keterangan yang mengaku sebagai ahli waris, tanah yang dikuasainya kurang lebih 1.600 hektare. Namun dari pihak Kades setempat mengklaim luas tanah desa tersebut tidak sampai segitu melainkan 1.024 hektare.

"Sampai saat ini belum ada kesimpulan mengenai masalah ini," pungkas Kepala Desa Sumber Marga Ahmad Rosyid.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait