#platthailang#beritalambar#operasipatuhkrakatau

Video Remaja Lambar Ditilang Karena Gunakan Plat Ala Thailand Viral

Video Remaja Lambar Ditilang Karena Gunakan Plat Ala Thailand Viral
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Beredar video aparat melakukan penilangan dan peneguran terhadap pengendara yang menggunakan plat motor dengan huruf Thailand di media sosial.

Dalam, video berdurasi 32 detik yang beredar di Instagram itu, pemuda tersebut kedapatan menggunakan kendaraan bermotor dengan plat bertuliskan huruf Thailand dan nomor 1858 dan terdapat bendera Indonesia dan Thailand di plat tersebut.

Motor Honda Beat tersebut berwarna merah dan terlihat dimodifkasi masa kini yang terinspirasi dari sepeda motor di Thailand, atau kerap disebut `Thai Look`.

Kemudian, ketika ditindak oleh aparat dengan cara persuasif, sesekali personel kepolisian bercanda dengan menyebut kata salam dari bahasa Thailand `sawaddi kab`.

"Dia terinsipirasi dari kendaraan Thailand dan objek wisata di Negeri Gajah Putih Thailand, karena daerah Lampung Barat terkenal juga dengan objek wisata kopi dan berudara sejuk. Dia ingin sekali daerahnya ramai dikunjungi wisatawan ramai seperti di Thailand. Pengemudi menggunakan plat kendaraan yang tidak sesuai," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Selasa, 28 Juli 2020.

Pandra menambahkan, peristiwa video tersebut ternyata terjadi pada Minggu, 26 Juli 2020 di Tugu Liwa, Lampung Barat. Saat itu personel Satlantas setempat sedang melakukan giat Operasi Patuh Krakatau 2020.

Kendaraan tersebut, tidak menggunakan plat nomor dibagian depan sedangkan bagian belakang berbendera Thailand dan disertai huruf Thailand. Pria yang ditindak yakni Ikbal Juliansyah (18) warga Wiwitan, Lampung Barat.

"Aipda Munari saat itu berjaga memberikan teguran, karena nomor polisi tidak sesuai dengan aslinya, tidak membawa SIM, ban diganti kecil, knalpot racing," katanya. 

Sementara, Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf Nugraha mengimbau masyarakat khususnya kaula muda di Bandar Lampung agar mematuhi aturan lalu lintas dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Menurutnya memodifikasi kendaraan diperbolehkan asal sesuai dengan ketentuan.

"Apalagi kalau menggunakan plat yang ada logo dan huruf Thailand, itu tidak dibenarkan. Plat modifikasi saja tidak boleh, karena yang mengeluarkan secara resmi hanya Samsat. Kita harap masyarakat dan pengendara khususnya anak muda, bisa mematuhi aturan," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait