#Kesehatan#VirusKorona

Vaksin untuk Mencegah Bukan Mengobati

Vaksin untuk Mencegah Bukan Mengobati
Juru bicara pemerintah dr Reisa Brotoasmoro. BNPB


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah tengah mempersiapkan program vaksinasi covid-19 tahun depan. Termasuk memberikan pengetahuan terkait vaksin kepada masyarakat.

"Vaksin menciptakan kekebalan tubuh kita secara spesifik atau khusus untuk dapat melawan penyakit tertentu" ujar juru bicara pemerintah dr Reisa Brotoasmoro dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 November 2020.

Ia menjelaskan vaksin diberikan dalam keadaan tubuh sehat sebagai upaya pencegahan. Hal ini berbeda dengan pemberian obat saat tubuh sakit.

"Jadi, mari kita dukung terus. Tak kenal maka tak kebal, ini bukan sekadar jargon," ujar dia.

Reisa menambahkan vaksin sudah diberikan kepada masyarakat sejak usia dini melalui imunisasi. Tujuannya, seseorang memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit.

Meskipun memiliki sistem imun, tubuh membutuhkan pengenalan terhadap jenis-jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Vaksin berfungsi membuat badan seseorang mengenali dan kebal terhadap penyakit tertentu.

"Tetapi ingat ya, vaksin bukan solusi total untuk menghilangkan virus tersebut. Datangnya vaksin covid-19 bukan berarti pandemi langsung berakhir," tegas dia.

Masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Pola hidup ini harus tetap dijalankan meski vaksin covid-19 sudah tersedia.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait