#vaksin#puasa

Vaksin Suntik Tak Batalkan Puasa

Vaksin Suntik Tak Batalkan Puasa
Ilustrasi. Dok. MI


Bandar Lampung (lampost.co) -- Sekretaris MUI Kota Bandar Lampung Abdul Aziz memastikan vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa. Sebab, vaksinasi yang dilakukan menggunakan metode suntik atau injeksi.

Ia menjelaskan, puasa bisa batal jika vaksinasi diberikan melalui mulut atau lubang lainnya. Hal itu karena mulut atau lubang lain di tubuh memiliki akses ke dalam perut.

"Selama diberikan melalui injeksi atau suntik puasa tetap sah," ungkapnya, Jumat, 9 April 2021.

Namun, ia mengatakan yang harus diperhatikan adalah kondisi kesehatan masyarakat. Karena, masyarakat tidak makan atau minum sebelum disuntik vaksin.

Untuk itu masyarakat harus memperhatikan kesehatan saat akan menerima vaksin. Hal itu agar tidak terjadi efek negatif usai menerima vaksin.

"Jadi masyarakat harus benar-benar menjaga kondisi tubuhnya agar tetap sehat," jelasnya.

Ia menambahkan, MUI juga telah mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin Sinovac yang digunakan pemerintah. Hal itu termaktub dalam Fatwa MUI nomor 2 tahun 2021 tentang produk vaksin Covid-19 dari Sinovac dan PT Biofarma.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait