#Kesehatan#VirusKorona

Vaksin Covid-19 Dinilai Efektif Hadapi Virus Mutasi Baru

Vaksin Covid-19 Dinilai Efektif Hadapi Virus Mutasi Baru
Ilustrasi: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan dua kasus mutasi virus covid-19 dari Inggris atau B.1.1.7 pada Senin, 1 Maret 2021. Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan vaksin yang dipakai masih efektif untuk mencegah penularan mutasi baru korona.

''Vaksin yang sekarang digunakan pemerintah masih efektif untuk mencegah penularan mutasi virus,'' kata Nadia dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu, 7 Maret 2021.

Nadia mengatakan B.1.1.7 tidak akan mempengaruhi kekebalan kelompok. Para peneliti yang mendalami virus B.1.1.7 mengonfirmasi bahwa efektivitas inokulasi terhadap virus masih ada di level yang bisa diterima sehingga belum mengganggu kinerja vaksin.

Di sisi lain Nadia mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, mutasi baru ini memiliki kecepatan menular lebih cepat dari covid-19.

"Hingga saat ini, kami belum mendapatkan bukti ilmiah bahwa virus mutasi covid-19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus covid-19 yang awal. Namun,beberapa penelitian di negara lain menunjukkan varian virus baru ini lebih cepat menular," ujar dia.

Nadia menyampaikan virus korona adalah tipe virus ribonucleic acid (RNA) yang secara alami mudah mengalami mutasi. Ia mempunyai mutasi memiliki kemampuan virus untuk bertahan hidup.

Mutasi terjadi pada bagian tanduk atau spike dari virus yang menyebabkan virus lebih mudah masuk ke sel sasaran sehingga penularannya akan lebih cepat dibanding varian yang lama. Kecepatan penularan mutasi virus tersebut tidak menyebabkan bertambah parahnya penyakit, namun penelitian terkait varian baru ini terus dilakukan.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait