#Vaksin

Vaksin Cegah Peningkatan Kasus Kematian Akibat Covid-19 pada Lansia

Vaksin Cegah Peningkatan Kasus Kematian Akibat Covid-19 pada Lansia
Tangkapan layar diskusi online Kebiasaan Baru di Lampung Post, Rabu, 2 Juni 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Vaksinasi bagi warga lanjut usia (Lansia) merupakan hal penting untuk menekan angka kematian akibat covid-19. 

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Lampung dr Ismen Mukhtar mengatakan harus ada evaluasi dalam program pencegahan covid-19. Menurutnya kebijakan pemerintah sudah bagus, namun penerapannya juga harus dipastikan baik.

"Ibarat kesebelasan sepak bola secanggihnya kiper, pasti ada lengahnya juga pasti ada kebobolan," ujarnya, dalam diskusi online Kebiasaan Baru di Lampung Post, Rabu, 2 Juni 2021.

Baca: Pemeriksaan Titer Antibodi Bisa Jadi Bahan Evaluasi Vaksin

 

Vaksin merupakan salah satu upaya pencegahan dari pemerintah. Untuk mencapai keberhasilan maka cakupan vaksinasi harus luas.

Ia menjelaskan, jika vaksinasi tidak luas maka manfaatnya hanya secara individu penerima. Padahal target vaksin adalah membentuk kekebalan kelompok.

"Untuk mencapai kekebalan kelompok itu, vaksinasi harus dilakukan kepada 70 persen dari total populasi," ujarnya.

Sementara itu, Sugito, salah satu lansia penerima vaksin menyampaikan dirinya merasa lebih aman setelah divaksin. Bahkan, ia mengaku tak mengalami gejala negatif usai menjalani vaksinasi hingga 2 dosis.

Namun hal itu juga tidak menghilangkan rasa khawatir. Sebab vaksin hanya sebagai pencegahan dan tetap ada resiko terpapar virus korona.

Untuk itu dirinya tetap menerapkan protokol kesehatan khususnya menggunakan masker dalam beraktifitas. Bahkan ia juga turut mengajak orang-orang terdekatnya.

"Saya berharap pemerintah bisa lebih menggencarkan sosialisasi vaksin bisa melalui posyandu, lewat pengajian atau masjid. Karena banyak teman-teman itu masih tidak mau divaksin," ungkapnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait