banjirrob

Usai Banjir Rob, Pemukiman Sukaraja Dipenuhi Sampah

( kata)
Usai Banjir Rob, Pemukiman Sukaraja Dipenuhi Sampah
Banjir Rob atau air laut naik hingga ke pemukiman warga meninggalkan tumpukan sampah di rumah-rumah warga Jalan Yos Sudarso, Gang Ikan Selar, RT 09, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Kamis, 28 Mei 2020. Andi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Banjir Rob atau air laut naik hingga ke pemukiman warga meninggalkan tumpukan sampah di rumah-rumah warga Jalan Yos Sudarso, Gang Ikan Selar, RT 09, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Kamis, 28 Mei 2020.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, terlihat tumpukan sampah rumah tangga seperti plastik, kayu dan lainnya yang berada di bibir pantai Sukaraja menumpuk di halaman beberapa rumah warga sekitar.

Tak hanya itu, sampah yang kebanyakan plastik tersebut juga mengganggu aktivitas sebagian nelayan yang sedang menangkap ikan menggunakan jaring.

Sanjay (50), warga sekitar mengatakan, sampah-sampah yang menumpuk di rumah warga berasal dari laut yang didorong gelombang air laut cukup tinggi hingga sampah naik ke pemukiman. 

"Setiap tahun kalau air laut naik, dipastikan sampah-sampah ikut naik sampai kerumah warga. Bahkan sampai masuk kedalam rumah," ujarnya saat ditemui di lokasi. 

Sanjay mengungkapkan, sampah yang menumpuk di bibir pantai Sukaraja sangat mengganggu aktivitas para nelayan dalam menangkap ikan di laut. 

"Nelayan di sinikan tangkap ikannya pakai jaring. Jadi kalau jaringnya ditarik kedarat bukan ikan yang bikin berat, tapi sampahnya. Maka itu sangat mengganggu," kata dia.

Hal senada diungkapkan oleh Tamrin (54) warga lainnya yang mengatakan, sampah yang menumpuk di pemukiman warga disebabkan banjir Rob yang mendorong sampah-sampah naik. 

"Di sini sudah biasa kaya gini setiap tahunnya, kalau air laut naik saja, pasti sampah ikut naik," paparnya. 

Ia bersama warga lainnya berharap pemerintah dapat mencari solusinya untuk membersihkan tumpukan sampah yang ada di pantai Sukaraja. 

"Dari dulu sampah ini numpuk kaya gini, pernah dibersihin tapi sampah numpuk lagi. Maka itu kami berharap pemerintah punya solusinya," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar