#lampungselatan

UPK Bantu Modal 1200 Perempuan untuk Gerakkan UMKM di Natar Lamsel

UPK Bantu Modal 1200 Perempuan untuk Gerakkan UMKM di Natar Lamsel
Musyawarah antar desa bersama UPK di kantor camat Natar untuk meningkatkan UMKM yang dijalankan perempuan, Selasa, 18 Januari 2022. (Foto: Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diberdayakan perempuan di kecamatan Natar dipastikan tidak ada kendala modal. Pasalnya, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dana amanah pemberdayaan masyarakat Natar bekerjasama dengan pemerintahan desa mengucurkan pinjaman untuk usaha yang dijalankan perempuan di desa. 

Ketua UPK Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat Natar, Husnul Mubarak mengatakan, dengan hadirnya UPK yang dijalankannya sejauh ini sudah ada 202 kelompok atau sekitar 1200 perempuan yang bergabung. Menurutnya, usaha yang dijalankan kelompok perempuan ini berjalan lancar dengan modal mencukupi. 

"Pinjaman dana untuk usaha kaum perempuan ini tanpa syarat hanya butuh proposal dan rekomendasi dari kepala desa," kata Mubarak, Selasa, 18 Januari 2022.

Menurutnya, untuk mengeluarkan dana pinjaman harus ada kelompok usaha yang dijalankan minimal lima orang. Setelah ada kelompok resmi usaha, kepala desa memberi rekomendasi dan dana bisa diterima. 

"Sebelumnya kegiatan kami ini bernama PNPM Mandiri. Karena tidak ada kegiatan lagi berubah menjadi unit pengelolaan dana dengan tujuan usaha yang digeluti perempuan di desa berjalan lancar dan roda ekonomi rumah tangga berjalan baik," ujarnya. 

Baca juga: Pelaku UMKM di Lamsel Mengaku tak Pernah Dibantu Pemerintah

Mubarak melanjutkan dengan hadirnya UPK ini diharapkan ada geliat ekonomi desa yang ditangani oleh perempuan mandiri untuk kemajuan ekonomi. 

"Sudah lebih 1000 perempuan yang menjalankan usaha dengan modal yang kami berikan. Tujuannya bagaimana supaya perempuan ada usaha yang bisa menghasilkan pendapatan," kata Mubarak. 

Dia juga menjelaskan pinjaman dana usaha yang dikeluarkan maksimal Rp7 juta untuk satu kelompok dengan jumlah lima perempuan. 

Camat Natar sekaligus Pembina UPK, Rendy Eko Supriyanto berharap UPK ini berjalan baik dan unit usaha yang dijalankan lebih banyak lagi selain simpan pinjam. 

"Alhamdulillah pendanaan PNPM ini sudah berkembang. Sampai saat ini kurang lebih Rp7 miliar yang sudah dikelola. Hal itu merupakan prestasi yang baik," ujarnya. 

Mantan camat Sidomulyo itu berharap ada inovasi yang lebih banyak lagi untuk dikembangkan demi peningkatan ekonomi kecamatan, kabupaten, bahkan nasional. 

"UPK ini kan simpan pinjam khusus perempuan yang ingin meningkatkan usahanya, bisa melakukan pinjaman dengan bunga rendah dan tanpa jaminan," katanya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait