#ramadan#kisah

Undangan Berbuka Puasa dari Nabi

Undangan Berbuka Puasa dari Nabi
Ilustrasi. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di pagi yang tenang, Rasulullah Muhammad SAW mengutus seseorang untuk memanggil Utsman bin Affan, sahabatnya yang dikenal dermawan.

Setelah Utsman tiba, Nabi menyambutnya seraya berkata, "Wahai Utsman, mudah-mudahan Allah SWT memakaikanmu sebuah pakaian (memberi amanat sebagai khalifah). Dan jika orang-orang munafik ingin melepaskan pakaian itu, jangalah engkau lepaskan sampai engkau bertemu denganku (wafat)."
 
Nabi mengulangi ucapannya sebanyak tiga kali.

Baca: Sejarah Sahur

 

Waktu pun bergulir amat cepat. Kini, sudah dua dekade lebih Rasulullah berpulang. Sementara rindu di dada Utsman begitu membuncah. Beruntung, Nabi mendatangi Utsman meski cuma dalam mimpi.

Dengan wajah semringah, Utsman berkhotbah, "Aku berjumpa dengan Rasulullah Muhammad di dalam mimpi. Beliau mengatakan, ‘Wahai Utsman, berbukalah bersama kami."  

Keesokan harinya, tersiar kabar beberapa pemberontak menerobos ke dalam rumah dan menusuk Utsman ketika tengah mengisi hari-hari puasanya dengan bertadarus Al-Qur'an. Sahabat berjuluk Zun Nurain itu pun syahid. Kerinduannya berjumpa Rasulullah Muhammad terpenuhi.

 

 Sumber: Disarikan dari hadis riwayat Al-Hakim dalam Al-Mustadrak ala Ash-Shahihain, serta kisah dari Al-Bidayah wa An-Nihayah karya Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi (Imam Ibnu Katsir).
EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait