#upahminimum#tenagakerja

UMP Lampung 2022 Ditetapkan Naik Rp8.484

UMP Lampung 2022 Ditetapkan Naik Rp8.484
Upah minimum. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan upah minimum provinsi (UMP) Lampung 2022 naik 0,35 persen atau naik Rp8.484,61. Kenaikan itu menjadikan upah yang diterima pekerja mulai Januari tahun depan sebesar Rp2.440.486,18 dari Rp2.432.001,57 pada 2021.


Ketetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor G/634/V.08/HK/2021 tanggal 19 November 2021 tentang UMP Lampung 2022.

"UMP diresmikan sesuai formula yang ditentukan melalui rapat Dewan Pengupahan Lampung. Angka ini sesuai Undang-undang 11/2020 tentang Cipta Kerja, PP 36/2021 tentang Pengupahan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, Senin, 22 November 2021.

Baca juga: Perusahaan Bayar Upah di Bawah Standar Bakal Dipenjara

Selain itu aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menaker No. B-M/383/HI.01.00//XI/2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan dalam Penetapan Upah Minimum 2022.

Menurut dia, kenaikan itu dengan pertimbangan kondisi makro ekonomi daerah dan nasional serta kondisi ketenagakerjaan di daerah.

"UMP sesuai SE Mendagri terdapat formula. Nilainya juga dipertimbangkan agar tidak terjadi kesenjangan antardaerah. Semua tergantung kondisi makro ekonomi masing-masing daerah," kata dia.

Penerapan UMP berlaku mulai 1 Januari 2022 terhadap empat daerah yang tidak memiliki dewan pengupahan, yaitu Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat.

"Penerapan UMP ini berlaku bagi pekerja yang kerja pada kurun waktu kurang dari satu tahu. Sementara untuk pekerja lebih satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah yang sesuai," jelasnya.

Sedangkan bagi kabupaten dan kota yang memiliki dewan pengupahan diminta menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tidak boleh lebih rendah dari UMP. “Penetapan UMK itu paling lambat 30 November," tutup dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait