#umkm#hipmi#digital

UMKM di Lampung Didorong Naik Kelas

UMKM di Lampung Didorong Naik Kelas
Nabilla Zahara, salah satu pelaku UMKM yang bergerak di usaha fesyen saat menunjukkan produk sulam ususnya. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Lampung bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menyusun berbagai langkah untuk percepatan geliat perekonomian dan meningkatkan kualitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengatakan, saat ini perekonomian mulai tumbuh. Hal tersebut juga ditopang oleh pelaku usaha yang bermain di transaksi online. Ia juga mengatakan digitalisasi sudah menjadi keharusan bagi usaha agar bisa survive di tengah pandemi covid-19.

"Enggak mudah berjualan di marketplace dan produknya langsung laku terjual. Pelaku usaha banyak-banyak berinovasi, belajar lewat internet mengenai digital marketing," katanya kepada Lampost.co, Minggu, 29 Agustus 2021.

Baca: Metro bakal Punya Aplikasi E-Commerce Produk Pertanian dan UMKM

 

Kemudian pengusaha pemula, pengusaha muda, dan pelaku UMKM diminta banyak belajar dan beradaptasi dengan situasi seperti saat ini. Sementara itu, pengusaha yang besar pun harus saling bahu membahu, membantu, dan ikut berkontribusi melawan pademi. Pengusaha besar bantu yang kecil, yang kecil banyak belajar dan berinovasi.

"Kita juga optimisstis pada September nanti keadaan Kota Bandar Lampung membaik, perekonomian kita bisa berjalan dan bangkit," katanya.

Ia mengatakan, Hipmi bersama Bappeda Provinsi Lampung juga menyusun program dengan target agar UMKM bisa tumbuh dan naik kelas. Oleh sebab itu butuh peran bersama-sama antara pemerintah dan pelaku usaha untuk terus menumbuhkan perekonomian.

"Ekonomi terus berjalan, kita mendorong juga pemerintah untuk memberikan kontribusi nyata yang bentuknya inkubator UMKM. Kita punya target UMKM naik kelas, yang tadinya pedagang menjadi pengusaha, dari pengusaha menjadi korporasi," katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan perencanaan untuk mendorong percepatan geliat perekonomian dan meningkatkan kualitas UMKM.

"Kita lagi sedang siapkan perencanaannya," katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Syamsurizal Ari mengatakan, usaha kecil menengah didorong naik kelas menjadi usaha yang lebih besar. Sehingga UKM meningkatkan kinerja usahanya sehingga omzet dan pendapatannya bisa lebih besar dibandingkan sebelumnya.

"Salah satu instrumen agar UKM naik kelas dengan cara digitalisasi usaha. Produktifitas dan pemasaran/marketing produknya juga bisa melalui platform digital," katanya

Pemetaan UMKM di Lampung, salah satu sektor UMKM yang secara umum masih bergerak positif ialah bidang kuliner dan usaha fesyen. UMKM yang bermain di platform digital kebanyakan dapat bangkit dan tumbuh.

"Dinas Koperasi dan UKM lingkupnya dipenguatan SDM serta Kelembagaan. Pendampingan dan pelatihan yang kita berikan juga sudah mengarah kepada perkembangan teknologi informasi, digitalisasi dan marketing digital," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait