#METRO#UMK

UMK Kota Metro 2023 Naik Menjadi Rp2,6 Juta

UMK Kota Metro 2023 Naik Menjadi Rp2,6 Juta
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Metro (Lampost.co) – Pemerintah Kota Metro telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2023 menjadi Rp2.642.290,50. Kenaikan itu sesuai dengan usulan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro bersama Dewan Pengupahan Kota setempat.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Metro, Melly D Jayasinga mengatakan, kenaikan UMK telah disepakati yaitu Rp182.973,21. Meskipun ada satu anggota yang menolak, UMK tetap disahkan.

"Dalam melaksanakan perhitungan UMK Metro 2023, Dewan Pengupahan Kota Metro menggunakan formula perhitungan Upah Minimum, sebagaimana diatur pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023," kata dia, Kamis, 01 Desember 2022.

Dia menambahkan, dalam penetapan UMK mementingkan data perekonomian dan ketenagakerjaan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro.

"Ini sebagaimana tercantum dalam Surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor: B-M/360/HI.01.00/ XI/2022 Tanggal 11 November 2022," kata dia.

Kemudian, dengan menggunakan formula dan data tersebut, maka diperoleh hasil perhitungan nilai UMK Metro Tahun 2023 sebesar Rp2.642.290,50.

"Jadi, mengalami kenaikan sebesar Rp182.973,21 atau 7,4 persen dibandingkan UMK Metro Tahun 2022, dengan rincian perhitungan sebagaimana terlampir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan," kata dia.

“Berdasarkan hal tersebut dengan memberikan saran, pertimbangan dan rekomendasi kepada Wali Kota Metro agar dapat mengusulkan kepada Gubernur Lampung untuk dapat ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Lampung,” kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait