tubaba

Umar Ahmad Mutasi Pejabat yang Hanya Terima Gaji

Umar Ahmad Mutasi Pejabat yang Hanya Terima Gaji
dok Lampost.co


PANARAGAN (Lampost.co) -- Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad membenarkan akan mengevaluasi seluruh pejabat eselon II, III dan IV dilingkup pemkab setempat. Pejabat yang dinilai tidak mampu bekerja akan diganti terutama pejabat yang dinilainya hanya menerima gaji alias pecah ban.

"Era digital sekarang hampir semua hal berubah, kalau kita tidak melakukan perubahan dan melakukan pembenahan maka akan ketinggalan. Makanya dalam istilah saya kalau pejabat pecah ban ya tinggal dan saya ganti, karena pembangunan akan  terus berjalan,"ujar Umar Ahmad saat dimintai tanggapan terkait rencana roling pejabat seusai menghadiri sidang paripurna dewan, Selasa 10 November 2020.

Rencana roling pejabat tersebut, kata dia, seiring dengan disahkannya perubahan Perda Nomor 6 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Dalam perubahan perda tersebut, lanjutnya, sejumlah OPD dilakukan pengurangan dan penambahan nomenklatur bahkan juga ada pembentukan satu OPD baru. 

"Sekarang, BKD sedang melakukan uji kompetensi terhadap 24 pejabat eselon II. Hasil uji kompetensi inilah nantinya menjadi salah satu acuan untuk mengevaluasi dan penyegaran jabatan nanti,"kata dia.

Dia menjelaskan perubahan perda tersebut kata dia, untuk melakukan penyesuaian dan penataan kembali Perangkat Daerah, dalam rangka optimalisasi dan efektifitas kinerja, dan juga dimaksudkan agar perangkat daerah dapat menjadi lebih tepat fungsi, tepat ukuran, dan sinergis dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan sesuai dengan asas pembentukan perangkat daerah yang berorientasi pada perlindungan, pelayanan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan.

"Nah, dalam perubahan perda nomor 6 tahun 2016 tersebut  struktur dan susunan perangkat daerah kita sesuai dengan era sekarang. Makanya, kalau pejabat yang tidak siap melanjalan tugas-tugas yang diamanahkan terpaksa ditinggal alias diganti,"kata dia.

Selaku bupati, dia menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dan anggota dewan yang telah memb.ahas dan mengesahkan perubahan perda nomor 6 tersebut. "Dewan sangat mendukung langkah-langkah eksekutif untuk melakukan penataan struktur dan susunan perangkat daerah yang kita ajukan. Makanya, hari ini perdanya disahkan,"kata dia.

Disisi lain, ketua Fraksi-Partai Nasdem DPRD setempat, Sobri mendukung langkah-langkah bupati untuk mengevaluasi sejumlah kepala OPD yang dinilainya tidak mampu menjalankan program-program pembangunan yang telah direncanakan.

"Saya setuju sekali kalau pejabat pecah ban diganti. Sekarang ini Tubaba butuh pejabat yang pekerja keras seperti pak bupati, "kata dia

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait