#Pemerintahan#Lampungutara

Uji Kompetensi Seleksi Jabatan di Lampura Terapkan Prokes Ketat

Uji Kompetensi Seleksi Jabatan di Lampura Terapkan Prokes Ketat
Seleksi terbuka JPTP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) di Hotel Asoka Bandar Lampung.


Kotabumi (Lampost) -- Sebanyak 64 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) di Hotel Asoka Bandar Lampung.

Ada 12 jabatan yang diperebutkan. Dari 66 orang pelamar, hanya 64 orang memenuhi syarat. 

"Alhamdulillah saat ini mereka sedang mengikuti tahap uji kompetnsi (ukom) setelah sebelumnya melewati seleksi berkas," kata Kepala BKPSDM Lampura Abdurrahman di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Hendri Dunant, Jumat, 18 Desember 2020.

Peserta uji kompetensi untuk Kepala Bappeda berjumlah empat (4) orang, BPBD (3); Kaban Kesbangpol (5); Sekretaris Dewan (6); Dinas Kominfo (4); Disperum dan Kp (3); Dinas Kesehatan (2); Perpustakaan dan Arsip (6); Disdikbud (9); Dinsos (7); Disporapar (7); KB dan PP (8).

Menurut Hendri, mereka yang mengikuti uji kompetensi sebelumnya harus memenuhi syarat penilaian rekam jejak (administrasi). Dari hasil penilaian 2 (dua) orang tidak memenuhi salah satu persyaratan, yaitu sedang atau pernah menduduki jabatan eslon III paling singkat dua tahun.

"Alhamdulillah penilaian telah rampung kemarin, dan hari ini mengikuti ukom. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes)," terangnya.

Sesuai pesan ibu, tambah Hendri, peserta harus tetap mengikuti anjuran memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M). Panitia sengaja menurunkan tim dari kesehatan untuk memenuhi standar prokes seperti memeriksa suhu badan, menyediakan handsanitizer serta memberi jarak pada peserta ujian. 

"Tetap jaga kesehatan," imbuhnya.

Uji kompetensi yang dilalui hari ini, kata Hendri, dilakukan dengan beberapa tahapan. Seperti psikologi, penyelesaian/analisis masalah sesuai dengan proposal yang diberikan dan essai. Sesuai dengan spesifikasi jabatan pimpinam tinggi pratama yang dituju masing-masing peserta.

"Untuk hasilnya itu belum dapat dipastikan, sesuai kemampuan mengoreksi dan menilai dari tim penguji, "pungkas Hendri.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait