tamblingcovid-19

TWNC Perketat Protokol Kesehatan Covid-19

( kata)
TWNC Perketat Protokol Kesehatan Covid-19
Foto: Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah pandemi Covid-19. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah pandemi Covid-19. TWNC merupakan taman konservasi fauna dan flora di yang berada di Lampung Barat, Provinsi Lampung. Semua karyawan dan keluarga di Tambling telah diajarkan patuh protokol kesehatan. 

Dokter Tambling Wildlife Nature Conservation, dr Adam Hasibuan mengatakan bahwa ada karyawannya positif Covid-19 ketika kembali day off dari Lampung. Seminggu sebelumnya, karyawan itu sudah batuk-batuk dan demam naik turun, keluhan asam lambung. Kemudian  karyawan itu dirawat di klinik perusahaan dan dua kali rapid test dengan hasil non reaktif. 

“Karena sudah 2 minggu belum membaik, pada 27 Juli dievakuasi ke RS di Bandar Lampung. Hasilnya, tidak darurat dan boleh pulang. Besok di-swab test dengan hasil reaktif sehingga langsung ditangani intensif di RS Abdul Muluk Lampung  selama dua hari dan kemudian meninggal dunia,” kata Adam Hasibuan melalui siaran pers yang ditermia Lampost.co, Selasa, 4 Agustus 2020.

Kemudian ia menceritakan perusahaan juga memeriksa seluruh karyawan yang sudah kontak dengan almarhum dan mengevakuasi keluar dari Tambling bersama keluarga. Kemudian dilakukan swab test kepada warga yang hasilnya beberapa reaktif dan tidak pernah kontak dengan alm. Setelah ditelusuri warga yang hasilnya reaktif, ternyata ada kontak dengan beberapa tamu dari pesisir barat terkait pembagian BLT dan penduduk sering keluar masuk ke desa tersebut. 

“Untuk itu perusahaan membantu melakukan 600 rapid test terhadap warga dengan mendatangkan tim medis dan hasilnya semuanya non reaktif,” kata Adam.

Adam mengatakan sebagai karyawan dan keluarga yang reaktif, maka  perusahaan terus mengobati sampai semua sembuh total.  Adam menerangkan karyawan yang reaktif harus diisolasi dan diobati bukan dikucilkan untuk di-bully. “Perusahaan juga ketat menerapkan protokol PHBS, membagikan vitamin-vitamin dan mineral kepada seluruh masyarakat dan karyawan dengan pengawasan wajib minum vitamin serta perlengkapan /alat2 kesehatan  seperti face shield, masker dan hand sanitizer,” kata Adam.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar