#mal#ppkm

Turun ke PPKM Level 3, Mal di Bandar Lampung Boleh Buka sampai Jam 8 Malam

Turun ke PPKM Level 3, Mal di Bandar Lampung Boleh Buka sampai Jam 8 Malam
Suasana salah satu pusat perbelanjaan modern di Bandar Lampung mulai dipadati pengunjung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri mengizinkan pasar tradisional membuka usahanya 100% dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 secara ketat. Sementara untuk mal atau pasar modern diperbolehkan buka dengan kapasitas 50% pengunjung.

Aturan itu termaktub dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Immendagri) Nomor 41 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan mulai 7 sampai 20 September 2021. Provinsi Lampung dinyatakan keluar dari status PPKM Level 4.

Berdasarkan asesmen, wilayah Lampung dengan kriteria PPKM Level 3 meliputi Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, dan Way Kanan. Sementara asesmen dengan kriteria Level 2 meliputi Lampung Selatan, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang.

Baca: Daftar Level PPKM Kabupaten dan Kota di Lampung

 

"Alhamdulillah, bisa turun level. Harapannya geliat perekonomian bisa bangkit dengan tetap menerapkan prokes," kata Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSI) Provinsi Lampung, Herman Malano, kepada Lampost.co, Selasa, 7 September 2021.

Dalam Immendagri tersebut menyampaikan pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan prokes ketat, memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan handsanitizer.

Kemudian warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya juga diizinkan buka dengan prokes ketat, memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Restoran/rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang, atau besar, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal dapat melayani makan di tempat/dine in dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50%, dibatasi dua orang per meja dan menerima, makan dibawa pulang/delivery/take away dengan penerapan prokes secara lebih ketat.

Untuk kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan diizinkan beroperasi 50% pada Pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan prokes. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait