#pangerancharlesiii#ratuelizabethii#rajainggris

Tugas Perdana Raja Charles III Bertemu Sekjen Persemakmuran

Tugas Perdana Raja Charles III Bertemu Sekjen Persemakmuran
SAPA RAKYAT. Raja Inggris Charles III (kanan) menyapa para simpatisan saat ia kembali ke Clarence House dari Istana Buckingham di London, pada Sabtu, 10 September 2022, waktu setempat, dua hari setelah Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun.


London (Lampost.co) -- Raja Charles III tiba di Buckingham Palace pada Minggu, 11 September 2022, dan bertemu Sekretaris Jenderal Persemakmuran Patricia Scotland. Itu merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian tugas kerajaan setelah Charles, putra tertua Ratu Elizabeth II, resmi diproklamasikan sebagai raja baru Inggris pada 10 September kemarin.
 
Dikutip dari laman Guardian, kerumunan orang berbaris di sepanjang jalan menuju Istana Buckingham. Mereka melambaikan tangan ke arah mobil hitam yang membawa Raja Charles III.

Mobil Raja Charles III didampingi empat kendaraan lain dan empat sepeda motor polisi. Charles III terlihat membalas lambaian tangan warga dari balik kaca jendela mobil.

Baca Juga: Ratu Elizabeth II Bisa Jadi Contoh Perempuan Independen Yang Sukses
 
Selain dengan Patricia Scotland, Raja Charles III juga akan bertemu Komisaris Tinggi negara-negara persemakmuran Britania Raya, termasuk Antigua dan Barbuda.
 
Sebelumnya, setelah kematian Ratu Elizabeth II, Perdana Menteri Antigua dan Barbuda Gaston Alfonso Browne berencana menyerukan referendum untuk menjadikan negaranya berbentuk republik dalam kurun waktu tiga tahun.
 
Raja Charles III telah diproklamasikan di Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara dalam seremoni khusus hari ini. Di hari yang sama, peti jenazah Ratu Elizabeth II meninggalkan Kastil Balmoral menuju Edinburgh.
 
Rencananya, peti jenazah Ratu Elizabeth II akan disemayamkan sementara di Istana Holyroodhouse dan Katedral St Giles, sebelum nantinya diterbangkan ke London pada Selasa mendatang. Sementara prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II dijadwalkan berlangsung di Westminster Abbey pada 19 September mendatang. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait