#raperda#tulangbawangbarat

Tubaba Sahkan Raperda Pembangunan Industri

Tubaba Sahkan Raperda Pembangunan Industri
Penandatanganan berita acara Raperda APBD tahun 2022 oleh Wakil Bupati Fauzi Hasan, di Gedung DPRD Kabupaten Tubaba, Senin, 8 November 2021. Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II atas Raperda APBD tahun anggaran 2022 dan Pembicaraan Tingkat I atas 5 Raperda, di Ruang Paripurna, Senin, 8 November 2021.

Wakil Bupati (Wabup) Tubaba, Fauzi Hasan menjelaskan, pengusulan Raperda mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. Setiap kabupaten menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) dengan mempertimbangkan Rencana Tata Ruang Wilayah, termasuk keserasian dan keseimbangan antara kegiatan sosial, ekonomi, dan daya dukung lingkungan.

"RPIK kabupaten kita ini disusun berdasarkan potensi sumberdaya alam yang dimiliki, sehingga industri yang dikembangkan untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah," kata dia, Senin, 8 November 2021. 

Baca: Pemkab Tubaba Bahas Lima Raperda

 

Wabup menjelaskan, kawasan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Tubaba yang sebelumnya ditetapkan dengan luas 17.323 hektare juga bertambah menjadi 11.365 hektare.

"Kami sepakat, dengan ditetapkannya Raperda ini menjadi Peraturan Daerah nantinya diharapkan penyelenggaraan bangunan gedung yang berlandaskan pada ketentuan di bidang penataan ruang menjadi lebih tertib secara administratif dan teknis," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho mengatakan, Raperda APBD tahun Anggaran 2022 yang disahkan hari ini secara garis besar terdiri atas pendapatan Kabupaten Tubaba Tahun Anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp864.969.274.684. 

"Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp46.323.278.812 dan pendapatan transfer sebesar Rp818.645.995.872," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait