#danadesa#siswaskeudes#tubaba

Tubaba Luncurkan Aplikasi Siswaskeudes Awasi Dana Desa

Tubaba Luncurkan Aplikasi Siswaskeudes Awasi Dana Desa
Pj Bupati Tubaba Zaidirina dan jajarannya lakukan pengawasan dana desa lewat aplikasi Siswaskeudes. (Foto:Lampost/Merwan)


PANARAGAN (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan memantau penggunaan dana desa melalui aplikasi sistem pengawasan keuangan desa (Siswaskeudes). Aplikasi diyakini bisa mencegah penyalahgunaan wewenang dan tindakan korupsi di tingkat tiyuh (desa).

"Mulai tahun 2022 ini, semua tiyuh akan menggunakan aplikasi Siswaskeudes. Dalam aplikasi ini, APIP bisa lebih cepat mengawasi semua kegiatan dana desa termasuk aset desa," ujar Inspektur Perana Putra didampingi Irban V, Muslim, Selasa, 9 Agustus 2022.

Perana menjelaskan aplikasi Siswaskeudes merupakan aplikasi yang digunakan oleh APIP daerah sebagai tools pemeriksaan atas pengelolaan keuangan desa dengan pendekatan berbasis risiko dan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK). Aplikasi Siswaskeudes tersebut dikembangkan secara bersama antara BPKP dan Kementerian Dalam Negeri, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa. 

"Sesuai Peraturan tersebut, terdapat delapan jenis pengawasan yang dilakukan Inspektorat Kabupaten/Kota, aplikasi Siswaskeudes saat ini baru mengakomodir salah satu jenis pengawasan, yaitu: pemeriksaan kinerja pengelolaan keuangan dan aset desa," kata dia.

Aplikasi ini didesain untuk membantu Inspektorat melakukan pemeriksaan kinerja pengelolaan keuangan dan aset desa mulai dari perencanaan audit berbasis risiko (penentuan obyek audit berbasis risiko), pengujian bukti audit, mendokumentasikan aktivitas audit, sampai dengan penyusunan laporan audit.

"Aplikasi ini sangat mempermudah pengawasan juga dapat mencegah penyalahgunaan dana desa. Sebab, melalui aplikasi ini kita bisa mengetahui secara dini tingkat kesalahan yang dilakukan aparatur tiyuh termasuk mengamankan dan menjaga aset desa. Semua kegiatan dana desa wajib diinput dalam aplikasi ini sesuai dengan APBT yang disahkan," kata Perana.

Dikatakannya, penerapan sistem tersebut selaras dengan kebijakan Pj Bupati Tubaba Zaidirina yang mendorong pengelolaan dana desa dilakukan secara profesional dan berbasis IT. 

"Tubaba sekarangkan sudah menerapkan pelayanan berbasis aplikasi yakni pelayanan e-KPB yang terintegrasi dengan Smart Village. Artinya, aplikasi ininsejalan dengan kebijakan pimpinan," ujarnya.

Dia mengatakan manfaat dari aplikasi tersebut yakni menentukan desa prioritas sebagai obyek pemeriksaan. Merumuskan peta permasalahan sebagai dasar tindakan selanjutnya. Menghemat sumber daya pemeriksaan dan menghasilkan kertas kerja. 

"Setelah kita mendapatkan laporan masyarakat terkait dana desa, APIP tinggal buka aplikasi ini dan bisa melihat kegiatan yang dimasalahkan. Artinya, aplikasi sangat membantu kami selaku pengawas," terangnya.

Untuk menjalankan aplikasi tersebut, Inspektorat akan melakukan sosialisasi dan pembimbingan kepada aparatur untuk mempercepat penggunaan pelayanan aplikasi tersebut. "Target kita tahun ini aplikasi ini sudah berjalan."

Dia mengakui  jumlah kasus temuan Inspektorat setempat  berdasarkan laporan ikhtisar 31  desember 2021 tercatat sebanyak 556 rekomendasi dengan total kerugian negara/daerah senilai Rp1,7 miliar dan telah  diselesaikan sebanyak 550 kasus  dengan nilai pengembalian dana Rp1,5 miliar.

"Sisa enam rekomendasi sebesar Rp244,5 juta yang sedang ditindaklanjuti APIP untuk diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Semua kasus temuan ini sudah dilakukan pembinaan melalui APIP," kata dia.

Di tahun 2022 ini, lanjutnya  Inspektorat setempat berkomitmen untuk tetap mempertahankan keberhasilan yang telah diraih dan meningkatkan capaian output pengawasan.

"Inspektorat harus menjadi promotor untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, dan tentunya dengan peningkatan kinerja dan integritas Aparat Pengawas Internal pemerintah (APIP)," tutupnya.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait