#Musik#Metal#GrupBand

Trio Hijaber Metal dari Garut akan Tampil di Festival Musik Dunia

Trio Hijaber Metal dari Garut akan Tampil di Festival Musik Dunia
Voice of Baceprot (Foto: Shindu)


Jakarta (Lampost.co) -- Voice of Baceprot (VoB), trio hijaber metal yang terdiri dari Widi Rahmawati (bassist), Firda Kurnia (vokalis, gitaris) dan Euis Siti Aisah (drummer) akan tampil dalam salah satu festival musik metal terbesar di dunia, Wacken.


Dalam poster yang dirilis oleh Wacken, VoB menjadi penampil bersama sejumlah nama besar, antara lain Slipknot, Judas Priest, dan Limp Bizkit. VoB tampil di Wacken 2022, yang akan digelar tahun depan pada bulan Agustus.

Dilansir dari Facebook Abah Ezra, manajer sekaligus mentor VoB, Wacken adalah panggung yang sangat dimimpikan oleh VoB. Nama Wacken bahkan tertulis dalam buku cita-cita mereka.

"Bertahun lalu,  Firdda, Sitti, Widi  tak berseloroh menggumamkan kata-kata berbau putus asa. " Bah, kenapa begitu sulit hanya untuk sekedar dapat manggung? Bagaimana suara kita bisa didengar kalau tak ada panggung yang mau memberi kita kesempatan."

"Seminggu kemudian dengan lagak sok (seperti biasanya) saya berkokok " heh, cewek-cewek lembek, sekarang bilang, kalian mau manggung di mana? Ayo sebutin saja dan tuliskan di buku kalian! Walaupun nanti gak kesampaian, paling tidak kita telah pernah berani mencanangkanya!."

"Dan saya ingat persis, Panggung Wacken adalah panggung yang mereka sebut, berkali-kali, hingga hampir lupa putus asa," tulis Ezra.

Secara garis besar, VoB menyuarakan tentang kemanusiaan. Termasuk perihal hak asasi, kesetaraan, dan cita-cita akan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

VoB sendiri cukup menarik perhatian dunia. Beberapa kali para musisi dunia merespons aksi musik mereka. Salah satunya bassist Red Hot Chili Peppers, Flea.

Wacken Open Air digelar secara rutin sejak 1990 di daerah Wacken, Schleswig-Holstein, Jerman. Festival ini mampu menyedot penggemar metal dari seluruh dunia. Sebelum pandemi, tak kurang dari 70 ribu metalhead datang ke festival ini setiap tahunnya. Pada 2020 dan 2021, festival ini ditiadakan karena pandemi covid-19.

EDITOR

Abdul Gafur


loading...



Komentar


Berita Terkait