#pangeranphilip#kerajaaninggris

Tribut untuk Pangeran Philip, Lonceng Westminster Abbey Berbunyi 99 Kali

Tribut untuk Pangeran Philip, Lonceng Westminster Abbey Berbunyi 99 Kali
Bendera Inggris berkibar setengah tiang di gereja Westminster Abbey di London pada 9 April 2021. Niklas Halle N/AFP


London (Lampost.co) -- Gereja ternama Westminster Abbey di London, Inggris, membunyikan lonceng sebanyak 99 kali sebagai bentuk tribut untuk Pangeran Philip. Duke of Edinburgh dinyatakan wafat di usia 99 tahun pada Jumat, 9 April 2021.

Lonceng dibunyikan sebanyak 99 kali sesuai usia Pangeran Philip mulai Jumat petang. Lonceng dibunyikan dengan interval satu per 60 detik.

Dilansir dari laman The Telegraph, sekelompok orang melihat ke arah Westminster Abbey saat bunyi lonceng mulai terdengar. Bendera Inggris di area gereja diturunkan setengah tiang sebagai bentuk penghormatan untuk Pangeran Philip.

Pangeran Philip memiliki ikatan erat dengan Westminster Abbey, sebuah gereja yang dapat ditempuh hanya beberapa menit dari Istana Buckingham. Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II menikah di Westminster Abbey pada 1947.

Pasangan kerajaan tersebut juga merayakan pernikahan perak, emas, dan permata mereka di gereja tersebut.

Duke of Edinburgh adalah presiden sekaligus ketua dari Westminster Abbey Trust, yang dibentuk pada 1973 untuk mendanai restorasi eksterior gereja.

Terdapat 10 lonceng di Westminster Abbey, dan yang terbesar biasanya dibunyikan saat terjadi kematian anggota keluarga kerajaan. Pihak manajemen Westminster Abbey membuka pintu gereja bagi masyarakat umum mulai Jumat kemarin hingga Minggu untuk mengenang wafatnya Pangeran Philip.

Dalam tributnya, Dean of Westminster menyebut Pangeran Philip sebagai sosok yang selalu mendampingi Ratu dan mengabdi kepada negara dengan komitmen tak tergoyahkan.

"Kami berterima kasih secara mendalam kepada kontribusinya pada bidang militer, badan amal, dan pemuda. Kami juga berterima kasih atas dukungannya terhadap gereja, termasuk gerakan menggalang dana untuk restorasi abbey," sambungnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait