#Wisata#Lampung

Tren Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Lampung Diprediksi Membaik

Tren Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Lampung Diprediksi Membaik
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan (kiri) saat menjadi narasumber dalam Lampung Economic Outlook 2022, Kamis, 25 November 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung optimistis tren pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) pada 2022 dan seterusnya akan berangsur membaik. Hal tersebut seiring dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan melandainya kasus penularan covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Edarwan mengatakan, pertumbuhan pariwisata selama 2021 memang melandai karena pandemi. Namun setelah Juni sampai September 2021 mulai terjadi pergerakan seiring upaya pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan pelonggaran mobilitas masyarakat. Selain wisatawan lokal, wisatawan dari Sumatra Selatan (Sumsel), Jambi, dan Jabodetabek ramai mengunjungi Lampung.

"Kami melihat adanya tren yang membaik dan meningkat seiring dengan upaya mengatasi pandemi dan kesadaran prokes," katanya saat menjadi narasumber dalam Lampung Economic Outlook 2022, persembahan Harian Umum Lampung Post, Kamis, 25 November 2021.

Baca: Sandiaga Uno: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi

 

Menurut Edarwan, keoptimisan itu bisa diraih jika semua pihak bisa mematuhi prokes dan menekan angka penularan covid-19 secara baik.

"Namun saya yakin di 2022, Lampung punya prospek dan harapan yang baik bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Lebih-lebih, kata dia, Lampung sedang melakukan Pembangunan Kawasan Pariwisata Terintegrasi “Bakauheni Harbour City” yang diharapkan menjadi destinasi wisata bertaraf internasional. Kemudian ada pula pengembangan kawasan industri untuk meningkatkan manfaat ekonomi investasi atau capital gain dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sehingga Provinsi Lampung lebih berpeluang untuk tumbuh dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. 

"Adanya pembangunan proyek strategis nasional ini akan berpengaruh siginifikan untuk ekonomi Lampung," katanya. 

Lampung Economic Outlook 2022 merupakan forum diskusi proyeksi ekonomi di Bumi Ruwa Jurai. Forum ini menghadirkan pembicara kunci Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM Indra Darmawan.

Ada tiga sesi yang digelar dalam Lampung Economic Outlook 2022, yakni;

 

"Meracik Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Bumi Ruwa Jurai”

Pukul 08.30 - 10.00 WIB

Narasumber:

1. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan
2. Kabid PPA II Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Lampung Tjide Widiyarti
3. Kabid Perencanaan Perekonomian Bappeda Lampung Bobby Irawan.

Host: Delima Natalia Napitupulu


“Kolaborasi Mendongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung”
Pukul 10.30 - 12.00 WIB

Narasumber:
1. Edarwan (Kepala Disparekraf Provinsi Lampung)
2. Ary Meizari Alfian (Ketua DPP Apindo Provinsi Lampung) 
3. M. Kurnia Adiputra (Branch Manager Gojek Lampung)
4. Danarto Kuntjoro (General Manager Hotel Horison Lampung)

Host: D. Widodo

 

“Lampung Ramah Investasi”
Pukul 13.30 - 15.00 WIB

Narasumber:
1. Bambang Hermanto (Kepala OJK Provinsi Lampung)
2. Wahdi Sirajuddin (Wali Kota Metro) 
3. Hj. Eva Dwiana (Wali Kota Bandar Lampung)
4. Yudhi Alfadri (Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung)
5. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. (Korwil Indonesia Barat PP ISEI)

Host: Sri Agustina

Acara ini bisa disaksikan secara langsung melalui akun YouTube Metro TV Lampung.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait