#ekonomi#Keuangan#Pinjol#OJK#Fintech

Tren Bermain Fintech Tinggi, Teliti Sebelum Meminjam

Tren Bermain <i>Fintech</i> Tinggi, Teliti Sebelum Meminjam
ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co)--(Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati dan teliti sebelum melakukan pinjaman online (pinjol). Pastikan memilih fintech lending yang sudah berizin dan terdaftar resmi. Apalagi tren bermain fintech sedang tinggi banyak peminatnya.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, menceritakan industri Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Fintech Peer to Peer Leading)untuk posisi Juni 2021 terdapat 124 perusahaan yang berizin/terdaftar di OJK (115 Konvensional, 9 Syariah dan salah satu perusahaan fintech P2P Lending berkantor pusat di Provinsi Lampung.

Secara  Year to Date (YtD) Fintech P2P Lending di Provinsi Lampung mengalami tren positif, yaitu jumlah akumulasi rekening Lender meningkat 23,30%, jumlah akumulasi rekening Borrower meningkat 34,93%, jumlah akumulasi transaksi Lender meningkat 91,18%, jumlah akumulasi transaksi Borrower meningkat 74,26%.

"Outstanding pinjaman posisi Juni 2021 sebesar Rp338,09 miliar meningkat 57,65% dibandingkan posisi Desember 2020 sebesar Rp214,46 miliar.  Dari sisi asset, terdapat peningkatan sebesar 17,30%," katanya kepada Lampost, Minggu, 5 September 2021.

Selanjutnya, pada sektor pasar modal, posisi Juni 2021, transaksi efek tahunan sebesar Rp1.631 miliar,  meningkat dibandingkan posisi Desember 2020 yang sebesar Ro1.161 miliar.  Untuk jumlah investor di Lampung, posisi Juni 2021 sebanya 112.832 Investor, bertambah sebanyak 46.173 Investor (69,27%) dibandingkan posisi Desember 2020 (66.659 Investor).

"Meskipun begitu masyarakat diminta berhati-hati. Cek daftar fintech leading yang terdaftar dan berizin OJK di https://bit.ly/daftarfintechlendingOJK atau hubungi kontak OJK 157, WhatsApp 081 157 157 atau email konsumen@ojk.go.id," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait