#kriminal#ponsel

Transaksi COD, Korban Kehilangan Ponsel dan Uang Serta Patah Bahu

( kata)
Transaksi COD, Korban Kehilangan Ponsel dan Uang Serta Patah Bahu
Ilustrasi. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nasib malang dialami Dhiya Soraya Anisa, siswi kelas XII SMA Yadika, yang menjadi korban penipuan dan perampasan, bahkan korban mengalami patah bahu. Pelaku adalah penjual ponsel yang dilakukan lewat cash on delivery (COD).

Paman Korban Junardi mengatakan kejadian berlangsung pada Kamis, 9 Januari 2020. Saat itu Dhiya yang ditemani rekan sekolahnya bernama Vera, hendak membeli gawai. Saat itu ia bertranskasi lewat "COD-an" dengan pelaku yang korban ketahui menjual ponsel sosial media.

"Dia itu janjian (COD) di daerah Tanjungsenang, di salah satu gang dekat SMA Gajah Mada," ujar paman korban, Minggu, 12 Januari 2020.

Usai bertemu dengan pelaku yang seorang diri, ia menyerahkan uang Rp1 juta, dan pelaku menyerahkan ponsel yang hendak ia jual. "Nah pas dipegang ponakan saya, ada yang kekunci atau dikasih password begitu. Terus ponakan saya minta tolong dibukain. Kemudian pelaku ambil ponsel itu dan langsung kabur, uang ponakan saya juga dibawa kabur," katanya.

Lantas korban pun bersama temannya mengejar pelaku yang tidak jauh dari lokasi ketika melarikan diri dengan sepeda motor. "Namun, ponakan saya ditendang atau apa gitu pas dikejar, ponakan saya jatuh. Kawannya luka ringan, ponakan saya mengalami patah di bahu dan sempat dibawa ke RS Imanuel," katanya.

Pihak korban pun belum sempat melaporkan kejadian kepada yang berwajib karena fokus menangani luka yang dialami Dhiyah. "Belum laporan, temannya juga kayaknya belum laporan," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait