bakauheni

Trafik Penumpang dan Kendaraan Turun Dibanding Tahun Lalu

Trafik Penumpang dan Kendaraan Turun Dibanding Tahun Lalu
Arus kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni masih terpantau ramai pada H+4, Rabu, 30 Desember 2020. (Lampost.co/Aan Kridolaksono)


Kalianda (Lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat trafik penumpang turun 36 persen dan kendaraan turun 18 persen di lintasan penyeberangan Bakauheni - Merak pada periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dibandingkan tahun lalu. 

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan sepanjang 24 jam terakhir ini, tercatat sebanyak 23.881 orang penumpang atau turun 57 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 55.126 orang penumpang. 

Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang ke Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni selama 24 jam terakhir ini tercatat sebanyak 6.247 unit atau turun 42 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.749 unit.
Dikatakannya, kondisi pandemi Covid-19 saat ini berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat menggunakan jasa kapal ferry. 

"Di lintasan Merak dan Bakauheni ini, trafik kendaraan dan penumpang alami penurunan. Tetapi tetap menjadi primadona seiring banyaknya masyarakat yang bepergian menggunakan mobil pribadi selama pandemi Covid-19, selain tersambungnya akses tol Trans Sumatera maupun Tol Trans Jawa menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin berlibur dari Jawa maupun Sumatera," kata Shelvy kepada Lampost.co, Rabu, 30 Desember 2020. 

Data di Posko Bakauheni mencatat jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mulai dari H-7 hingga H+2, sebanyak 240.000 orang atau turun 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 373.600 orang. Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 5.500 unit atau turun 31 persen bila dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.900 unit. 

Sedangkan untuk mobil pribadi yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 30.000 unit atau turun 27 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 41.000 unit. Sedangkan jumlah total kendaraan yang menyeberang sebanyak 60.400 unit atau turun 18 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 74.000 unit. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait