#tappingbox#pajak

TP4D Kota Bandar Lampung segera Gelar Rapat Bahas Gerai Bakso Sony 

TP4D Kota Bandar Lampung segera Gelar Rapat Bahas Gerai Bakso Sony 
Ilustrasi tapping box Foto:Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Pengendali Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Kota Bandar Lampung, segera menggelar rapat internal membahas kelanjutan penindakan terhadap gerai bakso Sony.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung, Yanwardi, menjelaskan 12 gerai bakso Sony yang tersisa akan tetap ditindak secara tegas.  

Sebab hingga kini manajemen bakso Sony belum mau menandatangani pakta integritas penggunaan tapping box sebagai alat transaksi utama.  

"Iya tetap akan kami tindak. Nanti akan dibahas kembali dalam rapat TP4D bersama ketua yaitu Inspektorat," ujar Yanwardi, Rabu, 8 September 2021.  

Pihaknya mengaku sampai saat ini manajemen bakso Sony belum memperlihatkan iktikad baik untuk menggunakan tapping box.  

"Mereka sampai sekarang juga belum mau menggunakan tapping box dan tetap ingin memakai cash register milik mereka sendiri," katanya.

Baca juga: Bakso Sony di Pringsewu Dipasang Tapping Box

Hal senada dikatakan oleh Inspektur Kota Bandar Lampung Muhammad Umar. Menurutnya, dengan masuknya Bandar Lampung wilayah zona kuning penyebaran covid-19, maka tindakan tegas mulai dibahas dalam rapat TP4D.  

"Pemkot Bandar Lampung belum melakukan tidak tegas karena sebelumnya kondisi PPKM level 4. Kedua, kami berharap bakso Sony kooperatif dengan pemerintah kota. Kalau mereka mengikuti aturan yang ada, maka segera membuka yang ditutup itu. Tapi kalau tidak mau mengikuti aturan, maka yang lainnya akan ditindaklanjuti," ujar Muhammad Umar.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait