#Pencurian

Tolak Ajakan Salat Berjemaah, Pelaku Pilih Gasak HP di Asrama Pesantren

Tolak Ajakan Salat Berjemaah, Pelaku Pilih Gasak HP di Asrama Pesantren
Polisi menangkap satu orang diduga pelaku pencurian handphone (HP) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Lampost.co/Candra Putra Wijaya


Way Kanan (Lampost.co) -- Polisi menangkap satu orang diduga pelaku pencurian handphone (HP) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi menerangkan pencurian terjadi pada Rabu, 30 Desember 2020, sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku dan korban Faqih (20) sama-sama sedang berada di dalam asrama. Korban mengajak pelaku salat berjamaah di masjid sesudah mendengar suara azan.

Akan tetapi, pelaku menolak. Korban pun berangkat sendirian menuju masjid. Tidak lama kemudian, pelaku keluar dari asrama menemui saksi (rekan korban) untuk diantarkan ke Simpang Neki Kampung Banjar Negara, Kecamatan Baradatu, dengan alasan hendak membeli pulsa.

Setelah sampai di lokasi pelaku pergi dan tidak kembali lagi. Sedangkan saksi kembali lagi ke Ponpes dan mendapat kabar ponsel merek VIVO Y12 warna Aqua Blue milik korban hilang.

"Atas kejadian itu, korban lansung melapor ke Polsek Baradatu," kata Kompol Mulyadi, Kamis, 7 Januari 2021. 

Pada Minggu, 3 Januari 2021 sekitar pukul 22.00 WIB anggota Polsek Baradatu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Kampung Menang Siamang, Kecamatan Banjit.

Petugas langsung menuju lokasi. Pada Senin, 4 Januari 2021 sekitar pukul 01.00 WIB pelaku diringkus tanpa perlawanan dan dibawa ke Mako Polsek Baradatu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jika terbukti bersalah, atas perbuatannya pelaku akan dikenai Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun," kata Kapolsek. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait