#beritalampung#beritalampungterkini#nataru#keamanandanketertiban#perayaantahunbaru#tokohmasyarakat#tokohadat

Tokoh Masyarakat dan Agama di Lambar untuk Ikut Keamanan Perayaan Nataru

Tokoh Masyarakat dan Agama di Lambar untuk Ikut Keamanan Perayaan Nataru
Rapat koordinasi pengamanan libur Nataru antara Pemkab dan Forkopimda Lambar di ruang rapat Pesagi, Kamis, 22 Desember 2022. Dok Kominfo


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat koordinasi dalam rangka memfasilitasi pengendalian serta memonitor persiapan pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tokoh masyarakat dan agama untuk ikut menjaga keamanan perayaan Nataru.

Untuk mewujudkan hal itu, Forkopimda dan Pemkab menggelar rapat koordinasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Nataru di ruang rapat Pesagi, Kamis, 22 Desember 2022. 

Rakor yang dipimpin Pj bupati Lambar Nukman. diikuti Plh Sekkab Adi Utama, asisten, staf ahli bupati, Kapolres Lambar AKBP Heri Sugeng Priyanto, Dandim 0422 Lambar Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo, dan perwakilan dari Kejaksaan. 

Baca juga: Lambar Terjunkan 121 Personel di Delapan Pos 

Nukman berharap rakor dapat memperkuat koordinasi Pemkab Lambar dengan Forkopimda dalam rangka memfasilitasi pengendalian serta memonitor persiapan pelaksanaan libur Nataru. Dia berharap kegiatan yang bersifat mengundang keramaian dilaksanakan di rumah kecuali  kegiatan yang bersifat keagamaan termasuk perayaan Tahun Baru.

Selain itu, dia juga meminta Forkopimda dalam menghadapi Nataru dapat melakukan pengamanan sebagai upaya menciptakan kondisi yang aman, nyaman, dan tertib. "Pada malam pergantian tahun mendatang juga perlu mewaspadai lokasi-lokasi yang dapat menimbulkan keramaian yang berpotensi menimbulkan kericuhan atau hal yang tidak diinginkan," katanya. 

Karena itu, dia meminta agar lokasi yang rawan keramaian dan berpotensi kericuhan tersebut harus dilakukan pengamanan dengan menempatkan petugas polisi dan Satpol PP dan anggota TNI. 

Pj Bupati juga meminta peran aktif para tokoh agama untuk turut mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama masa perayaan Nataru. Sebab, peran aktif tokoh agama dan tokoh adat sangat berpengaruh terhadap ketertiban masyarakat.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait