#beritalampung#dagingkurban#iduladha

Tips Menyimpan Daging Kurban Menurut Ahli Gizi

Tips Menyimpan Daging Kurban Menurut Ahli Gizi
Penjual daging sapi di Pasar Cimeng, Bandar Lampung. Dok/Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co):Ahli Gizi RS Adadi Tdjokrodipo, dr. Tutik Ernawati memberikan tips menyimpan daging mentah sebelum dimasak. Daging yang baru didapatkan baik dari pasar maupun daging pembagian kurban, disarankan agar tidak langsung dimasak.

"Tapi daging dimasukkan dahulu ke dalam wadah tertutup dan disimpan di rak paling bawah pada kulkas. Wadah itu dimaksudkan agar air pada daging tidak menetes dan menyebabkan kontaminasi silang pada makanan lain di dalam lemari es," katanya, Jumat, 8 Juli 2022

dr. Tutik mengatakan setelah daging berada di kulkas bagian bawah selama satu jam, selanjutnya dapat dimasukkan ke dalam freezer.

"Hal itu supaya tidak terjadi penyebaran bakteri di daging bagian dalam. Kalau langsung masuk freezer nanti yang beku hanya bagian luar daging saja,” katanya.

Selanjutnya dr. Tutik juga menyarankan untuk tidak mencuci daging sebelum disimpan di kulkas. Mencuci daging justru sebuah kesalahan terbesar yang sering dilakukan di dapur. 

“Mencuci daging sebelum dimasak tidak direkomendasikan. Hal itu disebabkan karena bakteri pada daging mentah bisa menyebar ke permukaan lain seperti makanan, alat masak, permukaan meja dapur, atau baju yang dipakai saat mencuci,” katanya.

Bahkan sebuah studi menunjukkan bahwa tempat atau wadah yang digunakan untuk mencuci daging mentah masih terdapat 14% bakteri meski sudah dibersihkan menggunakan air.

Bahkan salah satu kasus keracunan makanan dan diare terbanyak di Inggris disebabkan (bakteri) oleh campylobacter (bakteri). Campylobacter paling banyak ditemukan di daging mentah, terutama daging ayam.

“Infeksi akibat campylobacter bisa menyebabkan sakit perut, diare parah, bahkan muntah. Gejalanya akan berlangsung dua sampai lima hari, dan itu yang dihindari,” kata dr. Tutik.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait