#LESTARIMOERDIJAT#NASDEM

Tingkatkan Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan Bangsa

Tingkatkan Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan Bangsa
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Dok. MI


Jakarta (Lampost.co) -- Menghidupkan semangat dan nilai-nilai Sumpah Pemuda secara konsisten harus dilakukan untuk membangun karakter kebangsaan yang kuat dari para pemuda. Visi generasi muda sangat penting dalam pembangunan bangsa di masa datang. 

"Belajar dari peristiwa Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan gagasan dari para pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan, generasi muda saat ini harus mampu berperan aktif ikut menentukan arah pembangunan bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/10). 

Para pemuda, menurut Lestari, sejak dini harus ditanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat yang kelak menjadi landasan berpikir mereka dalam keseharian saat berkiprah di tengah masyarakat. 

Para pemuda, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, sejak dini juga harus didorong agar mampu menghasilkan gagasan-gagasan kritis yang konstruktif dalam upaya mengatasi berbagai masalah bangsa.

Apalagi, tambahnya, Badan Pusat Statistik  pada 2021 mengungkapkan jumlah pemuda di Indonesia tercatat 64,92 juta jiwa atau setara 23,90% dari total populasi Indonesia. 

Dengan jumlah yang cukup signifikan itu, ujar Rerie, gerakan para pemuda untuk ikut menentukan arah pembangunan bangsa menjadi lebih baik, sangat diharapkan. 

Gagasan Sumpah Pemuda pada 1928 yang berujung pada Kemerdekaan Indonesia pun, ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, diinisiasi oleh para pemuda yang merupakan pelajar dan mahasiswa ketika itu. 

Saat ini, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, merupakan momentum yang tepat bagi para pemuda dan segenap anak bangsa untuk memberikan sumbangsihnya dalam upaya ikut menawarkan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa saat ini. 

Kemampuan di bidang teknologi yang mumpuni dari kalangan pemuda, tegas Rerie, harus dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun persatuan dan karakter budaya bangsa yang kuat di negeri ini. 

Rerie berpendapat dibutuhkan kolaborasi yang kuat dari para pemangku kepentingan, pemangku kebijakan dan masyarakat lewat kebijakan yang terukur agar nilai-nilai kebangsaan dalam semangat Sumpah Pemuda mampu dipahami dan dilaksanakan setiap anak bangsa di negeri ini. 

Rerie yakin dengan landasan nilai-nilai kebangsaan yang kuat dari para pemuda pembangunan bangsa Indonesia di masa datang akan lebih baik.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait