koronaviruskoronahotel

Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Lampung Turun

( kata)
Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Lampung Turun
Ilustrasi. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi 
Lampung pada April 2020 tercatat hanya 13,92 persen. Mengalami penurunan 21,85 persen dibanding periode Maret 2020 sebesar 35,77 persen. 

"Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2019, TPK hotel berbintang turun sebesar 48,75 poin. Hal tersebut dikarenakan jumlah wisawatan yang turun drastis karena pandemi Covid-19," kata Kepada BOS Provinsi Lampung, Faizal Anwal kepada Lampung Post, Selasa, 2 Juni 2020.

Ia menambahkan, jumlah tamu selama April 2020 yang menginap di hotel berbintang mencapai 12.068 orang, terdiri dari 15 tamu asing, dan 12.053 tamu domestik. 

"Kondisi ini mengalami penurunan sebanyak 19.790 orang (62,12 persen) dibandingkan Maret 2020 yang tercatat 31.858 orang. Hotel di Provinsi Lampung juga di bulan tersebut banyak yang memilih untuk tutup sementara waktu demi memutus mata rantai penyebaran Corona," jelasnya.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT), lanjut dia, pada hotel berbintang di Provinsi Lampung bulan April 2020 tercatat 1,24 hari, nilai tersebut terbilang turun sebanyak 0,39 hari dibanding RLMT hotel pada Maret 2020 yang tercatat sebesar 1,63 hari.

Sementara itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Lampung mengatakan bahwa jumlah menginap hotel di April adalah masyarakat lokal. 

"Karena saat pandemi ini banyak hotel tutup, ada juga hotel yang membuka diskon menarik serta besar-besaran yang dimanfaatkan oleh masyarakat Lampung," kata dia saat dihubungi Lampost.co.

Menurutnya saat penerapan work from home menjadikan sejumlah masyarakat Lampung memilih untuk bekerja di hotel demi mengganti suasana rumah. "Mungkin bosan di rumah makanya banyak yang memginap di hotel, sedangkan untuk asing hanya belasan orang itupun kebanyakan adalah yang tinggal tetap disini," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar