sriwijayaairpesawatjatuhkecelakaan

Tim SAR Gabungan Evakuasi 46 Kantong Jenazah

Tim SAR Gabungan Evakuasi 46 Kantong Jenazah
Foto Dok Basarnas


Jakarta (Lampost.co) -- Tim SAR gabungan pencari pesawat Sriwijaya Air SJ182 kembali menemukan bagian tubuh korban, dan serpihan pesawat di sekitar perairan Kepulauan Seribu. Total ada 46 kantong jenazah yang dievakuasi pada Kamis, 14 Januari 2021.

 

"Dievakuasi oleh kapal Basarnas, KN SAR Karna, sekitar pukul 16.30 WIB, banyaknya 36 kantong jenazah. Tak lama kemudian, tepat pukul 17.20 WIB, Kapal Pelatuk dari Polairud membawa 10 kantong jenazah," ujar Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman MS, Kamis, 14 Januari 2021. 

Kantong jenazah yang berisikan bagian tubuh korban dan properti korban diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses indentifikasi. Temuan berupa serpihan pesawat diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terus berusaha keras menemukan obyek pencarian," tutur Rasman.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait