#startup#iibdarmajaya#humaniora

Tim Monev ASMI 2020 Nilai Startup IIB Darmajaya Lampung Sangat Baik

Tim Monev ASMI 2020 Nilai Startup IIB Darmajaya Lampung Sangat Baik
Rektor IIB Darmajaya, Dr. (Can) Ir. H. Firmansyaha Y.Alfian., MBA., MSc (tiga kiri) foto bersama Tim Monev terdiri dari Dr. Wachyu Hari Haji (Reviewer ASMI), Alamul Huda (Ditjen Belmawa), dan Reni Rosmitasari (Ditjen Belmawa). Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Kemajuan Belove Print, startup milik mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dinilai sangat baik. Hal itu dikatakan Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Akselerasi Startup Mahasiswa Indonesia (ASMI) 2020 Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI).

Penilaian dilakukan Tim Monev terdiri dari Dr. Wachyu Hari Haji (Reviewer ASMI), Alamul Huda (Ditjen Belmawa), dan Reni Rosmitasari (Ditjen Belmawa). Ketiga tim monev mendengarkan presentasi startup Belove Print dari IIB Darmajaya dan Ustreet Transportation Universitas Lampung, di Ruang Aula Rapat Lantai I Gedung Alfian Husin Jumat, 27 November 2020.

Mewakili Tim Monev ASMI 2020 Ditjen Belmawa Kemdikbud RI, Wachyu Hari Haji mengatakan sekarang sudah bermunculan pengusaha muda yang statusnya mahasiswa saat kita melakukan pencarian di Google. “Harapannya kalian juga dapat diakui seluruh Indonesia dan dunia, dan menjadi perwakilan Lampung yang membanggakan daerah,” kata dia.

Kedatangannya dalam monev, lanjut dia, tidak untuk menjustifikasi startup yang telah dibangun. “Pada monitoring ini, kami ingin melihat perkembangannya dan mendengarkan apa saja kekurangan agar dapat dilakukan perbaikan,” tuturnya.

Wachyu juga menerangkan ASMI 2020 ini merupakan program tertinggi di Ditjen Belmawa Kemdikbud RI diantara program lainnya. “Saya kira cukup dan sangat bagus bisnisnya. Semoga dapat berkembang bisnisnya ke depan,” ujarnya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya, Dr. (Can) Ir. H. Firmansyaha Y.Alfian., MBA., MSc., mengatakan hibah ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik. “Agar setelah lulus kuliah juga dapat berkembang startup-nya,” kata Rektor.

Dia menceritakan bagaimana Nadiem Anwar Makariem (kini Mendikbud RI) menjadikan Gojek menjadi startup yang besar hingga valuasi 10 miliar dolar. “Jadi jangan pernah takut untuk bermimpi. Kami juga memohon bimbingannya kepada bapak dan ibu agar dapat memberikan masukan dan menjadi berkembang lebih besar usaha anak-anak ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, startup Belove Print milik mahasiswa Teknik Informatika IIB Darmajaya menjadi 25 besar dalam ASMI 2020 se-Indonesia. Belove Print merupakan pelayanan jasa beberapa kategori promosi, yang terdiri dari konvensional maupun digital advertising. 

Belove Print juga telah tersedia di beberapa platform seperti Shopee, Instagram, Facebook, Youtube. Hal ini tentunya memberikan pelayanan aman dan nyaman saat bertransaksi.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait