#tanggamus#korupsi

Tim Kejari Tanggamus Sita Dokumen Dinas PPPA

Tim Kejari Tanggamus Sita Dokumen Dinas PPPA
Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen di kantor Dinas PPPA, Dalduk dan KB Tanggamus, Kamis, 18 Agustus 2022.  (Lampost.co/Rusdy Senapal)


Kotaagung (Lampost.co) -- Tim penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menggeledah dan menyita dokumen di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pengendalian Penduduk (Dalduk), dan KB Tanggamus. Penggeledahan dilakukan selama dua jam, dari pukul 10.30 - 12.30 WIB.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Tanggamus, Wisnu Hamboro, mengatakan tindakan itu dilakukan terkait perkara yang menjerat mantan Kepala Dinas PPPA, Dalduk dan KB yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

"Penggeledahan dilakukan untuk menambah dokumen-dokumen yang kami perlukan dan akan kami lakukan penyitaan terkait penangan perkara pada Dinas PPPA, Dalduk, dan KB Tanggamus," kata dia usai kegiatan, Kamis, 18 Agustus 2022.

Menurut Wisnu, dokumen yang disita nantinya dijadikan barang bukti sesuai ketentuan. Selain itu, kata dia, tindakan ini juga sebagai pengembangan perkara untuk mencari tersangka lainnya.

"Ini untuk melakukan pengembangan, apakah ada orang lainnya yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum," tandasnya.

Baca juga: Kepala DKP Tanggamus Ditahan karena Terseret Dugaan Korupsi BOKB Rp1,5 Miliar

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menetapkan mantan Kepala Dinas PPPA, Dalduk, dan KB Tanggamus berinisial E sebagai tersangka korupsi dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun 2020-2021 senilai Rp1,5 miliar.

Modus yang dilakukan tersangka dengan cara melakukan pemotongan anggaran pelaksanaan Dana BOKB pada dinas PPPA, Dakduk, dan KB Kaupaten Tanggamus. Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan di Rutan Kotaaagung.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait