#Bulutangkis

Tim Indonesia Banjir Dukungan Setelah Dipaksa Mundur dari All England

Tim Indonesia Banjir Dukungan Setelah Dipaksa Mundur dari All England
Pernyataan PBSI di Instagram terkait dipaksa mundurnya timnas Indonesia dari ajang All England. Instagram @badminton.ina


Jakarta (Lampost.co) -- Setelah dipaksa mundur dari Kejuaraan bulu tangkis All England 2021, menyusul ditemukannya kasus positif Covid-19 dalam penerbangan tim Indonesia dari Istanbul menuju Birmingham, skuad Merah-Putih menerima banyak dukungan dari para penggemar di media sosial.

Di Twitter, All England bertengger di trending topic Indonesia dengan sekitar 57,6 ribu pengguna mencuitkan dukungannya kepada tim Indonesia.

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mundur dari All England

"Ikut mendukung tim Indonesia di All England #BFWMustbeResponsible," cuit salah sata penggemar bulu tangkis @ionesmart, Kamis, 18 Maret 2021.

"Shock banget tbtb (tiba-tiba) tim Indo harus mundur dari All England," tulis penggemar lainnya @echamamsushi.

"The worst of All England history #BFWMustbeResponsible," cuit @Waldy_tekom.

Sementara itu, di akun media soaial Instagram resmi PBSI, dalam unggahan terakhirnya terkait pernyataan resmi mundurnya tim Indonesia dari All England, sekitar 4.450 penggemar juga menuliskan komentar dukungannya kepada para pemain.

"Ayo Indonesia jangan sampai mental yang down atau rusak. Semoga semuanya baik-baik saja dan dalam keadaan sehat selalu," tulis akun @Ikhsaandwi.

"Untuk turnamen selanjutnya tolong pemerintah sediakan private jet untuk tim Indonesia. Supaya hal menyakitkan seperti ini bisa dihindari," tulis akun @j4nd1to.

Seluruh anggota tim bulu tangkis Indonesia, baik atlet, pelatih, maupun ofisial, terpaksa mundur dari turnamen bergengsi All England 2021 karena protokol kesehatan covid-19.

Menurut Manajer Tim Indonesia Ricky Soebagdja, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham, Sabtu (13/3), terdapat salah satu penumpang yang positif covid-19.

"Namun, kami pun tidak diberitahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif covid-19 tersebut," kata Ricky dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Kamis (18/3).

Dia menuturkan, sesuai regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif covid-19, seluruh anggota tim diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Dengan begitu, tim Indonesia terpaksa mundur dan melakukan isolasi sampai 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre terhitung 10 hari sejak tiba di Birmingham, Sabtu (13/3).

Meski demikian, PBSI memastikan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait