bakauhenimassapelabuhan

Tim Gabungan di Bakauheni Siaga Cegah Aksi Massa ke Jakarta

Tim Gabungan di Bakauheni Siaga Cegah Aksi Massa ke Jakarta
Operasi Cipta kondisi skala besar di Pelabuhan Bakauheni. Lampost/dok


KALIANDA (Lampost.co) -- Tim gabungan dari Polres Lampung Selatan, Kodim 0421, Marinir, Satpol PP, dan Brimob Polda Lampung melaksanakan operasi cipta kondisi di Pelabuhan Bakauheni, Kamis, 17 Desember 2020. Hal ini guna mengantisipasi mobilitas massa ke Jakarta.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution menjelaskan operasi dilakukan dalam rangka cipta kondisi dan upaya penyekatan massa yang hendak melakukan aksi ke Jakarta.

"Tujuannya masyarakat jangan beramai-ramai tanpa tujuan yang jelas, apalagi Jakarta dan Banten zona merah Covid-19," ujarnya saat apel gabungan di Dermaga 5 Pelabuhan Bakauheni.

Seluruh kendaraan pribadi dilakukan pengecekan dan pemeriksaan di areal pemeriksaan Seaport Interdiction sedangkan pemeriksaan bus diparkiran keberangkatan setiap dermaga.

"Pemeriksaan terhadap penumpang, barang bawaan dan kelengkapan surat kendaraan," ujarnya.

Dalam menjalankan tugas pemeriksaan penumpang dan kendaraan, tim gabungan wajib menerapkan protokol kesehatan, dan bersikap humanis.

"Dilakukan dengan humanis dan penerapan protokol kesehatan," kata dia.

Berdasarkan pantauan lampost.co di Pelabuhan Bakauheni, arus kendaraan dan penumpang masih nampak normal, termasuk mobilitas massa belum terlihat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, sebanyak 180 anggota FPI Lampung berangkat ke Jakarta dari masjid Airan Raya, Way Hui Jati Agung, Lampung Selatan, sekitar pukul 18.30.

Rombongan berangkat menggunakan tiga bus dalam rangka solidaritas untuk menyampaikan aspirasi di Istana Persiden.

"Rombongan sampai saat ini belum sampai di pelabuhan Bakauheni," ujar salah seorang petugas kepada lampost.co, Kamis malam.

Informasi yang beredar saat ini rombongan hanya berangkat dengan dua bus, sedangkan satu bus gagal ke Jakarta.
"Bus pertama 47 orang dan kedua 28 orang, tapi untuk kepastiannya tunggu tiba di pelabuhan Bakauheni," kata dia yang enggan identitasnya ditulis.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait