#beritalampung#beritalampungterkini#unila#anugerahditjendiktiristek#sistempembelajarandaring

Tim Dosen FMIPA Unila Raih Anugerah Ditjen Dikti Ristek 

Tim Dosen FMIPA Unila Raih Anugerah Ditjen Dikti Ristek 
Dosen FMIPA Unila Leni Rumiyanti saat meraih penghargaan dari Ditjen Dikti Ristek beberapa waktu lalu. Dokumen Humas Unila


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dosen jurusan Fisika, Fakultas MIPA Universitas Lampung (Unila) meraih anugerah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Leni Rumiyanti meraih terbaik 1 mata kuliah Sains Dasar sistem pembelajaran daring (spada) award kategori learning desain terbaik pada Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan Tahun 2022. 

"Alhamdulillah saya menang untuk kategori desain pembelajaran mata kuliah untuk seluruh Indonesia. Anugerah diterima di Jakarta beberapa hari lalu," ujar Leni, Minggu, 18 Desember 2022. 

Pada anugerah tersebut terdapat tiga terbaik untuk kategori mata kuliah dengan learning desain terbaik tahun 2022, antara lain posisi pertama Unila, kedua Universitas Gadjah Mada, dan ketiga Universitas Ahmad Dahlan. 

Baca juga: Mahasiswa Ingin Proses Pilrek Unila Diserahkan Penuh ke Universitas  

"Awal mula saya penerima hibah inovasi modul digital (IMD). Itu timnya tiga orang, saya pribadi sebagai ketua lalu anggota Ismi Rakhmawati dan Ni Luh Gede Ratna Juliasih. Kami bertiga bikin produk dari mata kuliah itu berupa video pembelajaran. Kemudian kami mendaftarkan dan mendapatkan 5 hak kekayaan intelektual (HaKI), kemungkinan kenapa video kami bisa menang karena dari segi desain banyak gambar dan lengkap," ujarnya.  

Dengan telah diraihnya anugerah tersebut, ia bersama dua dosen lainnya yang menjadi tim itu berharap dapat lebih meningkatkan dan mendukung digitalisasi pembelajaran dengan membuat modul digital lainnya yang dapat bermanfaat. 

"Harapan ke depan kami ingin terus mendukung digitalisasi pembelajaran dengan membuat modul digital untuk mata kuliah lain selain Sains Dasar dengan program lain selain iSpring, seperti articulate storyline serta mengajukan hibah inovasi pembelajaran digital (IPD) agar turut serta menyukseskan Kampus Merdeka Belajar," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait