#Covid-19Lampung

Tiga Warga Pekalongan Meninggal Akibat Covid-19 dalam 3 Minggu

Tiga Warga Pekalongan Meninggal Akibat Covid-19 dalam 3 Minggu
Proses pemakaman jenazah DH pada Kamis, 22 April 2021, pukul 00.30 WIB dini hari, di TPU Desa Ganti Warno Kecamatan Pekalongan. Istimewa


Sukadana (Lampost.co) --  DH (62 ), warga Desa Ganti warno, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, pada Rabu, 21 April 2021, pukul 17.30 WIB. DH meninggal usai dua hari dirawat di Rumah Sakit Demang Sepulau Raya (RSDSR), Gunungsugih, Lampung Tengah.

Jenazah laki-laki lansia tersebut selanjutnya langsung dimakamkan di TPU Desa Gantiwarno, Kecamatan Pekalongan, Kamis, 22 April 2021, pukul 00.30 WIB, dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Satu Lagi Warga Pekalongan Meninggal Akibat Covid-19

Menurut Plt Camat Pekalongan, Selamet Haryanto, DH merupakan warga Kecamatan Pekalongan yang ketiga meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 dalam tiga pekan terakhir. 

"Sebelumnya ada MLN (71), warga Desa Jojog, Kecamatan Pekalongan, meninggal dunia pada Sabtu, 10 April 2021, dan RSN (25) meninggal pada Selasa, 13 April 2021. Keduanya positif korona," kata dia.

Pasien DH sebelumnya dibawa oleh pihak keluarga ke RSU A Yani, Kota Metro, pada 15 April 2021, karena ada gangguan kesehatan. Selanjutnya, pada 16 April 2021, pasien dibawa berobat dan langsung dirawat di RSDSR, Lamteng.

Pada 19 April 2021, pihak RSDSR kemudian melakukan pemeriksaan swab, dan hasilnya DH dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Beberapa hari menjalani perawatan di ruang isolasi RSDS, kondisi kesehatan DH yang merupakan pasien covid 19 dengan komorbid jantung, hypertensi, paru-paru, dan stroke terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 21 April 2021.

"Jenazah DH  langsung dimakamkan sekitar pukul 00.30 WIB di TPU Desa Ganti Warno, Kecamatan Pekalongan dengan menggunakan protokol kesehatan ketat," tambahnya.

Selamet menambahkan Satgas Covid-19 Kecamatan Pekalongan bersama petugas dari Dinas Kesehatan Lamtim, dan Pusekesmas Gantiwarno sudah melakukan tracing terhadap keluarga dan sejumlah warga Desa Gantiwarno yang sempat kontak erat dengan pasien.

"Diimbau kepada seluruh warga Desa Gantiwarno khususnya dan warga Kecamatan Pekalongan umumnya, agar tetap patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, baik dalam berbagai kegiatan atau kehidupan bemasyarakat sehari-hari guna mengantisipasi, mencegah dan menekan penyebaran Covid-19," ungkapnya. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait