#beritalampung#beritatanggamus#hukum#asusila

Tiga Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan ke Kejari Tanggamus

Tiga Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan ke Kejari Tanggamus
Berkas tiga remaja tersangka persetubuhan terhadap anak dibawah umur dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dok/Polres Tanggamus


Tanggamus (Lampost.co): Berkas tiga remaja tersangka persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tanggamus telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ketiga tersangka tersebut diantaranya berinisial RH (16), AD (18), dan MA (15) merupakan warga Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, berkas dinyatakan lengkap sesuai surat Kejaksaan Negeri Tanggamus tertanggal 29 September 2022.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan mengatakan, atas lengkapnya berkas ketiga tersangka tersebut, penyidik segera melimpahkan ketiga tersangka berikut barang bukti yang diamankan.

“Ketiga tersangka dilimpahkan pada Kamis, tanggal 29 September 2022 pukul 15.30 WIB oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tanggamus,” kata Iptu Hendra Safuan.

Sambungnya, pelimpahan tersangka sesuai ketentuan Pasal 8 Ayat 3 (b), pasal 138 Ayat (1) dan Pasal 139 KUHAP.

“Atas pelimpahan tersebut, penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan,” ujarnya.

Kasat menjelaskan ketiga tersangka ditangkap lantaran terlibat dalam pencabulan dan atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang videonya viral.

Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing pada Rabu 14 September 2022. Penangkapan atas laporan orang tua korban MY (14) warga Kecamatan Kotaagung Barat.

Berdasarkan keterangan para tersangka, modus operandi yang dilakukan terhadap korban dengan terlebih dahulu mencekoki korban dengan minuman keras saat mereka berkumpul di rumah rekannya di wilayah Kecamatan Kotaagung Timur.

Kemudian, setelah korban tidak sadarkan diri selanjutnya dibawa ke salah satu ruangan dan disana terjadilah perbuatan asusila. Saat itu juga salah satu pelaku merekam video dan menyebarkannya kepada temannya.

“Kejadian itu pada bulan Juli 2022, namun video aksi bejat yang mereka rekam diketahui orang tua korban dan melapor ke Polres Tanggamus,” jelasnya.

Terhadap ketiga pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Polres Tanggamus, terhadap mereka dikenakan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang UU RI No.17 thn 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi UU Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara, namun penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak,” tandasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait