#pengeroyokan#penganiayaan#TNI

Tiga Pelaku Pengeroyok Anggota TNI di Jakarta Ditangkap

Tiga Pelaku Pengeroyok Anggota TNI di Jakarta Ditangkap
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. Branda Antara


Jakarta (Lampost.co) -- Polisi menangkap tiga pelaku pengeroyokan terhadap dua anggota Yonif Raider 303 TNI AD. Keduanya dikeroyok sejumlah orang di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 16 Januari 2022.

 

"Hari ini informasinya baru tiga yang diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, Senin, 17 Januari 2022.

Zulpan menyebut pihaknya terus bergerak untuk menangkap pelaku. Dia berharap polisi segera menangkap seluruh pelaku.

Sementara itu, Zulpan belum bisa membeberkan motif pengeroyokan itu. Pihaknya bakal lebih dulu mendalami hal tersebut.

"(Motif) belum bisa disampaikan nanti dirilis. Mudah-mudahan ketangkap semua," tutur dia.

Akibat kejadian itu, tiga orang menjadi korban. Anggota TNI AD Sahdi meninggal dan rekannya Samsul kritis, sementara masyarakat sipil Soleh luka-luka.

Kronologis pengeroyokan

Zulpan mengungkapkan menurut keterangan saksi, awalnya datang empat pelaku dengan mengendarai dua motor. Pelaku turun dan mendatangi orang-orang yang ada di lokasi.

"Pelaku bertanya, 'apakah kamu orang Kupang?'. Saksi bernama Sofyan menjawab, saya bukan orang Kupang saya orang Lampung," beber Zulpan.

Lalu, pelaku bertanya ke korban Sahdi. Namun, korban tidak menjawab.

Tanpa tedeng aling-aling, diamnya Sahdi membuat pelaku memukul korban. Bahkan, satu pelaku berkaus hitam mencekik leher Sahdi.

Kemudian, pelaku lain yang menggunakan kaus biru menusuk Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak dua kali hingga korban jatuh tersungkur. Selanjutnya, kedua pelaku secara acak menyerang orang-orang yang ingin melerai pelaku.

Termasuk, korban bernama Samsul. Dia terkena tusukan.

"Tusukan itu mengakibatkan korban Samsul luka sobek di dada sebelah kanan dan luka sobek di punggung belakang. Sedangkan korban atas nama Soleh luka di bagian jari manis sebelah kanan, putus dua ruas," beber Zulpan. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait