Koronacoronavirus

Tiga Pegawai RS Mutiara Bunda Unit II Terpapar Korona

( kata)
Tiga Pegawai RS Mutiara Bunda Unit II Terpapar Korona
Tiga pegawai Rumah Sakit Mutiara Bunda (RSMB), Unit ll, Banjaragung, Tulangbawang terkonfirmasi positif Covid-19. Dok. Lampost.co


MENGGALA (Lampost.co) -- Tiga pegawai Rumah Sakit Mutiara Bunda (RSMB), Unit ll, Banjaragung, Tulangbawang terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjadi pasien 021, 022, dan 023. Mereka kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Menggala.

Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Fatoni mengatakan, penambahan tiga kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan pegawai RSMB.

Baca juga: Bertambah 3 Orang, Kasus Covid-19 Tuba Jadi 23

Ketiganya yakni pasien 021 laki-laki 21 tahun berinisial S warga Kampung Penawarrejo, Kecamatan Banjarmargo, pasien 022 perempuan 23 tahun berinisial E warga Kampung Morisjaya, dan pasien 023 laki-laki 32 tahun berinisial O warga Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung.

Kata dia, temuan kasus baru Covid-19 itu merupakan hasil tracing yang dilakukan RSMB. Dari hasil tes cepat yang dilakukan terhadap pegawai RSMB lima orang didapati hasil reaktif. Namun, hanya tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Mereka (tiga pasien Covid-19) ini hasil tracing yang dilakukan serentak oleh RSMB. Dari semua itu lima yang reaktif dan tiga diantaranya positif," kata Fatoni, Rabu, 21 Oktober 2020.

Tracing dan rapid test atau tes cepat yang dilakukan RSMB terhadap pegawainya, terang Fatoni, merupakan inisiatif rumah sakit. Sebagai tempat pelayanan publik, pegawai rumah sakit kerap terjadi kontak langsung dengan masyarakat.

"Mengapa ini (Tracing dan Rapid Tes) dilakukan pihak RSMB, karena mereka banyak terjadi kontak dengan pasien-pasien yang pernah berobat. Kemudian rapid test dan akhirnya positif. Baik dari Tuba dan Tubaba," kata Fatoni.

Saat ini, lanjut dia, ketiga pasien tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Menggala. Sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan virus severe acute respiratory syndrome corona virus 2, pihaknya telah melakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan.

"Sudah (penyemprotan cairan disinfektan) steril luar dan dalam area rumah sakit," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar menerapkan 3 M protokol kesehatan dalam kehidupannya sehari-hari, sebagai upaya menekan kurva kasus positif, transmisi, dan penyebaran wabah virus korona.

"Kepada masyarakat agar tetap melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan menjaga jarak," ujar dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait