#covid-19lampung#korona

Tiga Instansi di Lampura Jadi Kluster Perkantoran

Tiga Instansi di Lampura Jadi Kluster Perkantoran
covid-19. Ilustrasi


Kotabumi (Lampost.co) -- Tiga instansi di Lampung Utara (Lampura) menjadi kluster perkantoran penyebaran kasus covid-19. Sebaran korona itu terjadi di Dinas Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta BPRS Kotabumi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampura, sekaligus Sekretaris Posko Sekretariat Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Maya Manan, mengatakan terdapat tiga instansi menjadi kluster penambahan kasus terbaru pada, Senin, 1 Februari 2021.

Kasus baru itu ditemukan saat proses vaksinasi terhadap Kepala Dinas Perdagangan Hendri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mat Soleh, dan manajemen BPRS Kotabumi. "Ada dua penambahan pejabat pemerintahan dan satu staf bank," kata dia, Selasa, 2 Februari 2021.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Lampura, Dian Mauli, mengatakan terdapat penambahan kasus sebanyak 37 pasien pada Selasa, 2 Februari 2021. Dengan demikian, total kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 908 orang. Sementara pasien yang pulih atau selesai diisolasi mencapai 589 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 orang tanpa gejala dan 19 orang dengan gejala. "Mereka saat ini melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

Disamping itu, lanjut dia, terdapat beberapa pejabat yang saat ini menjalani isolasi, yaitu Kepala BPKA Desyadi, Plt Kepala Dinas Kominfo, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Seluruhnya masih belum dapat dipastikan, karena masih menunggu hasil swab test.

"Kalau untuk perkantoran yang buka karena masih dianggap dapat memberikan pelayanan, sehingga masih dibuka. Saat ini kami terus melakukan tracking di lapangan," pungkasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait