#kriminal#beritapringsewu#pencurian

Tiga dari Enam Komplotan Pembobol Minimarket di Pringsewu Dibekuk di Tangerang

( kata)
Tiga dari Enam Komplotan Pembobol Minimarket di Pringsewu Dibekuk di Tangerang
Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri didampingi Kasat Reskrim Polres Pringsewu saat konferensi pers terkait penangkapan tiga dari enam pelaku curat, Rabu (28/10/2020). Widodo


Pringsewu (Lampost.co): Jajaran Satreskrim Polres Pringsewu membekuk tiga dari enam pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Cikupa, Tangerang, Banten pada Sabtu, 24 Oktober 2020 dini hari. Enam komplotan spesialis pembobol toko swalayan bersembunyi di Tengerang, sementara tiga pelaku lainnya masih diburu petugas. 

Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri saat konferensi pers yang digelar di Satreskrim Polres Pringsewu, Rabu, 28 Oktober 2020, menerangkan polisi juga mengamankan sisa uang curat berupa koin dalam plastik yang diperkirakan sekitar Rp500.000 dan sejumlah barang bukti satu berangkas besi, satu helai kaos warna kuning, satu set sepatu, satu kaos switer, topi, satu unit mobil  Avanza warna silver, sepasang sarung tangan, linggis, dan satu alat potong besi.

Adapun ketiga pelaku yang dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Pringsewu, dua orang warga Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, berinisial HZ alias Zoma (37) dan BN (29) sedangkan satu pelaku lain merupakan warga Kota Tangerang, Banten berinisial AI (48). Sedangkan tiga pelaku yang masih buron adalah TN, YS, dan YN.

Kapolres menjelaskan penangkapan ketiga pelaku merupakan tindak lanjut atas pengaduan terjadinya tindak pidana curat pembobolan minimarket di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kab. Pringsewu pada 28 September 2020, pukul 03.00 WIB. 

Dia mengatakan dalam aksinya, pelaku menggasak barang-barang dari dalam toko dan juga mengambil sebuah brangkas yang berisikan uang. Akibat peristiwa tersebut pihak minimarket mengalami kerugian sebesar Rp55 juta. 

Kapolres menambahkan kronologis curat yang dilakukan enam pelaku diawali dengan kedatangan para pelaku ke TKP dengan menggunakan 1 unit kendaraan Toyota Avanza warna silver. Pelaku masuk di dalam toko yang tidak dijaga dengan terlebih dahulu merusak gembok pintu menggunakan kunci leter L, sepotong besi linggis, tang besar, dan gergaji besi. Selanjutnya mereka berbagi tugas, ada yang mengawasi dan ada yang masuk ke dalam toko untuk mengambil barang-barang termasuk brangkas penyimpanan uang.

“Dari pengakuan tersangka brankas dibongkar di wilayah Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Setelah membongkar brangkas mereka langsung membagi uangnya. Saat ditangkap uangnya sudah habis digunakan," kata Kapolres.

Kapolres menambahkan dari pengakuan para pelaku, komplotan curat mengakui telah melakukan aksinya selain di Pringsewu, juga beberapa kali Bandar Lampung, Bogor, dan Tangerang.

“Total toko swalayan yang pernah dibongkar pelaku ada 9 TKP dan tersebar di Pringsewu, Bandar Lampung, Tangerang, dan Bogor,” ungkap Kapolres.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait