#bansos#bst#pkh#bpnt

Tiga Bansos untuk Warga Lampung Segera Tersalurkan

Tiga Bansos untuk Warga Lampung Segera Tersalurkan
Ilustrasi penerima BST. Dok Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung menyebut Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) segera disalurkan. 

"Untuk bantuan masyarakat terdampak covid-19 itu BST. Bantuan ini dilanjutkan Kementerian Sosial. Nantinya penerima akan mendapatkan bantuan dua bulan berturut-turut, yakni Mei dan Juni yang akan tersalurkan di bulan Juli ini," kata Kadinsos Provinsi Lampung, Aswarodi saat ditemui, Kamis, 8 Juli 2021. 

Aswarodi mengatakan, saat ini pihaknya masih meninggu koordinasi dengan pihak kementerian. Adapun total penerima BST di Provinsi Lampung sebanyak 638.836 orang.

Baca: 59 Anak PKH di Lampung Lulus SBMPTN dan UMPTKIN 2021

Sementara itu, untuk rekap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari data tiga bank, yakni BNI, BRI dan Mandiri sebanyak 183.485 penerima dengan total nilai sebanyak Rp124.472.075.000.

"Jadi KPM PKH terbagi dari tiga bank yang masing terdata dari 15 kabupaten dan kota. Untuk masing-masing bank ada BNI memegang 50 KPM, BRI memegang data 59.788 penerima, dan Mandiri memegang 123.646 data KPM," terangnya. 

Dia juga menjelaskan, saat ini banyak masyarakat yang datanya terkendala dan tidak dapat menerima bantuan karena berbagai macam hal, seperti tak memiliki KTP elektronik, meninggal, graduasi atau mengundurkan diri dari data penerima, hingga data dari Disdukcapil yang tak sama. 

"Ada juga masyarakat yang tak terdata meskipun telah mengajukan. Tapi, untuk PKH dan BPNT memang akan terus dilakukan pengecekan sehingga akan terlihat jika memang memenuhi syarat," jelasnya. 

Jumlah data dari 15 kabupaten dan kota yang harus diperbaiki sebanyak 1.847.257 penerima, data belum padan Dukcapil sebanyak 95.496 penerima, meninggal 2.397 penerima, diusulkan penghapusan 62.301 penerima, dan tidak ada KTP 5.330 penerima. 

"Khusus untuk BST, memang semua data ada terpusat di Kemensos dan Kantor Pos, Tapi memang ada beberapa masyarakat yang mengadukan keluhan," jelasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait