#tinju#atlet

Tiga Atlet Tinju Pertina Lampung Tetap Berlatih di Masa Pandemi

Tiga Atlet Tinju Pertina Lampung Tetap Berlatih di Masa Pandemi
Foto Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wabah Covid-19 tidak hanya berdampak pada perekonomian dan wisata. Namun juga sangat berdampak pada even-even kejuaraan olahraga, salah satunya olahraga tinju amatir yang di bawah naungan Persatuan Tinju Amatir Idonesia (Pertina) Lampung.

Pelatih Atlet Tinju Provinsi Lampung, Piter Samuel Herry mengatakan di masa pendemi ini yang pertama even kejuaran banyak yang ditiadakan seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan salah satunya adalah olahraga tinju.

"Kami berharap ada kompetisi-kompetisi, karena atlet kami sudah dipersiapkan sejak tahun lalu. Dan Itu hilang padahal dua tahun sekali diadakan," ujarnya saat di kediamannya, Kamis, 10 Juni 2020.

Selain itu, lanjut Piter, PON Papua juga diundur jadi 2021, kemudian di tahun 2020 kejurnas dan kejuaraan daerah juga ditiadakan karena wabah korona ini. Selanjutnya pembinaan-pembinaan pun telah hilang karena berkurangnya kompetisi.

"Sehingga dampaknya atlet-atlet banyak yang tidak berlatih dan juga orangtua melarang anak ikut berlatih. Dikarenakan takut tertular virus korona," ungkapnya.

"Padahal dengan olahraga dapat meningkatkan imun tubuh, yang penting melakukan protokol kesehatan salah satunya sebelum dan sudah latihan harus cuci tangan, jaga kebersihan, pola makan diatur dan istirahat yang teratur. Atlet-atlet tinju sendiri akan kuat menghadapi pandemi ini," lanjutnya.

Ia menuturkan, sebelum ada wabah Covid-19, pihaknya rutin setiap tahun mengadakan kejuaran pelajar. Namun pada tahun 2020 tidak bisa mengadakan kejuaran pelajar kembali karena pandemi.

"Sekarang ini para pelajar di sekolah harus belajar di rumah secara online atau daring. sehingga tidak terlaksana kejuaran tinju pelajar ini," paparnya.

Untuk mengantisipasi agar atlet-atlet tetap berlatih meski tidak ada pertandingan dan ia pun selalu mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya orangtua atlet ini. Bahwa dengan olahraga bisa melawan covid.

"Akhirnya banyak orangtua percaya dan mengizinkan kembali anak-anaknya ini ikut latihan tinju," terangnya.

Dia juga bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung mengadakan kejuaran seleksi Popnas pada Maret lalu yang notabenenya anak-anak usia dini dari SD sampai dengan umur 20 an dan antusias luar biasa.

"Dan kini kami memiliki tiga atlet tinju amatir yang akan berlaga PON 20 di Papua mendatang yaitu Nadila Maharani di kelas layang 48 kg putri, Ananda Febriani di kelas ringan 60 kg elit Putri dan  Rusdianto Suku dikelas menengah 75 kg elit putra," tandasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait