#Narkoba

Tiga ASN Pengadilan Pemakai Narkoba Disidang Besok

Tiga ASN Pengadilan Pemakai Narkoba Disidang Besok
Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung akhirnya memaparkan penangkapan penyalahguna narkotika yang melibatkan oknum jaksa. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak tiga apratur sipil negara (ASN) pelaku pemakai narkoba segera disidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang.

Mereka adalah Rengga Puspa Negara (38), warga Kecamatan Sukabumi yang merupakan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran, kemudian Handro Yuricki (36), warga Halim Permai, seoarang Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Gedong Tataan (Pesawaran), dan Ali Ferdian (28) warga Way Halim Permai, yang merupakan PNS Pengadilan Negeri Blambangan Umpu (Way Kanan).

Mereka bakal menjalani sidang dakwaan pada Senin, 7 Juni 2021.

Rengga Puspa Negara didakwa dua pasal, yakni Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sementara Handro Yuricki dan Ali Ferdian didakwa tiga pasal berupa Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Pasal 112 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, serta Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Ya, benar. Sesuai dengan Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP)," ujar Humas PN Tanjungkarang Hendri Irawan, Minggu, 6 Juni 2021.

Baca: Kejati Dukung Polisi Tindak Jaksa Terlibat Narkoba

 

Sebelumnya diberitakan, Hendro dan Ali ditangkap Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung di parkiran RSUD Urip Sumohardjo pada 8 Februari 2021. Petugas menemukan barang bukti berupa 0,17 gram sabu-sabu.

Sore harinya, tim menangkap Jaksa Rengga di rumahnya. Ditemukan satu buah alat hisap, enam bungkus klip sisa pakai, satu buah timbangan digital, satu buah plastik klip berisi biji ganja, satu buah korek gas yang dimodifikasi, dan delapan butir amunisi tajam.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait