#tambakudang#petambak#perikanan#beritapesibar#virusmyo

Terserang Virus Myo, Petambak Udang di Pesisir Barat Panen Dini

Terserang Virus Myo, Petambak Udang di Pesisir Barat Panen Dini
Petambak udang sedang menunjukkan kolam udang yang terserang virus myo. Foto: Lampost.co/Yon Fisoma


KRUI (Lampost.co) -- Akibat cuaca ekstrem, virus myo kembali menyerang udang para petambak di Pesisir Barat. "Padahal sudah berbagai cara ditempuh dengan optimal mulai dari pemenuhan pakan obat-obatan hingga vitamin untuk mencegah udang terkena penyakit," kata Rojak (60) petambak udang di Pesisir Barat, Minggu (3/2/2019).

Dia mengatakan akibat virus myo yang menyerang udang menyebabkan udang harus dilakukan panen dini untuk mencegah kerugian yang lebih besar. "Memang sewaktu benur ditebar sekitar bulan November-Desember 2018  lalu, kami telah memperkirakan kemungkinan udang terserang penyakit. Ternyata benar saat ini wabah myo yang menyebabkan udang berwarna merah dan mati membusuk mulai menyerang tambak kami, sehingga terpaksa dilakukan panen dini, " kata Rojak.  

Ribuan udang dalam satu petak kolam, kata dia, dipanen pada umur 56 hari dengan berat sekitar 8,5 gram per ekornya. Padahal secara normal udang semestinya dipanen pada umur 90-100 hari dengan berat rata-rata 20 gram per ekornya. "Syukurnya masih tertolong dengan pengawasan yang terus menerus kami lakukan. Masih ada petak kolam yang saat ini udangnya cukup sehat dan memang rencananya dalam waktu dekat akan kami panen, tetapi kalau satu kolam itu memang terpaksa harus panen dini, " kata dia.

EDITOR

Yon Fisoma

loading...




Komentar


Berita Terkait