#penangguhan#koruptor

Tersangka Korupsi RSUD Pesawaran Batal Ajukan Penangguhan Penahanan

( kata)
Tersangka Korupsi RSUD Pesawaran Batal Ajukan Penangguhan Penahanan
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Irwan Aprianto kuasa hukum salah satu tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan RSUD Pesawaran batal ajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya, Julian. Hal itu disampaikan, Irwan Aprianto,  saat diwawancarai Lampost.co di PN  Tanjungkarang Kelas1A, Bandar Lampung,  Senin 28 Oktober 2019.

"Kami tidak jadi mengajukan penangguhan penahanan setelah melakukan konsultasi dengan keluarga klien (Julian red),"kata Irwan Aprianto, Senin 28 Oktober 2019.

Dia menjelaskan, selaku kuasa hukum dia belum menerima BAP dari kepolisan. Dimungkinkan ada tambahan pemeriksaan terhadap klien nya. "Insya Allah, besok Selasa atau Rabu, 29-30 Oktober 2019 akan diambil BAP nya. Jadi kita menunggu sampai di persidangan saja,  sembari mempelajari BAPnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran tahun 2018.

Tiga orang tersangka yaitu Raden Intan (RI) pejabat pembuat komitmen merangkap PNS Dinas Kesehatan Pesawaran, Taufiqurrahman (TQ) selaku kontraktor, dan Julian (JL) selaku konsultan proyek pembangunan RSUD Pesawaran. Dari hasil audit BPK menyebutkan kerugian negara dalam proyek pembangunan RSUD Pesawaran mencapai Rp4,8 miliar.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar