#Korupsi

Tersangka Korupsi Pajak Minerba Lamsel Diminta Kooperatif

Tersangka Korupsi Pajak Minerba Lamsel Diminta Kooperatif
Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung kembali mengeluarkan surat panggilan kepada YY, tersangka kasus dugaan korupsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi dan batubara (Minerba) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tahun 2017-2019.

YY merupakan Kepala Bidang (Kabid) di BPPRD Lamsel. Pemanggilan dilakukan karena pada pemanggilan sebelumnya tidak dipenuhi YY alias mangkir.

Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan surat pemanggilan akan dilayangkan besok. 

"Ya besok panggilan kedua karena pada panggilan pertama sebagai tersangka dia tidak datang," kata Andrie, Senin, 4 Januari 2021.

Andrie berharap kali ini tersangka YY bisa menghadiri penjadwalan pemeriksaan sebagai tersangka.

"Kami minta tersangka YY untuk koperatif memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati," ujarnya.

YY merupakan salah satu dari empat tersangka kasus yang diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp2 miliar dari pajak Minerba.

Sebelumnya, Ilyas Kuas hukum tersangka YY membenarkan bahwa kliennya tidak hadir di pemanggilan pertama lantaran sakit.

"Yang pasti terkait agenda pemeriksaan hari ini,  klien kami tidak dapat hadir terkait hak atas kesehatannya," kata Ilyas.

Menurut mantan Kepala Divisi Hak Sipil dan Politik (Hak Sipol) LBH Bandar Lampung ini, secara formal pihaknya sudah melayangkan surat ke Kejati mengenai permohonan penundaan pemeriksaan.

"Kami sudah kirim surat permohonan penundaan pemeriksaan, kita minta jadwal ulang di tanggal 7 Januari 2021," kata Ilyas.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait