#perusakanapk

Tersangka Kasus Perusakan APK Yutuber Masih Buron

Tersangka Kasus Perusakan APK Yutuber Masih Buron
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung Koordiv Penanganan Pelanggar Yahnu Wiguno Sunyoto. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tersangka kasus perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung nomor urut 2 M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo (Yutuber) masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atau Buron oleh Polresta Bandar Lampung.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung Koordiv Penanganan Pelanggar Yahnu Wiguno Sunyoto mengatakan proses kasus perusakan APK milik paslon tersebut sudah sampai ke tahap penyidikan pihak kepolisian, namun karena sampai batas waktu penyidikan 14 hari yang bersangkutan (AE) tidak hadir dan tidak dapat ditemui akhirnya ditetapkan sebagai DPO.

"Dijadikan DPO adalah kelanjutan dari tidak hadir/tidak dapat ditemuinya orang tersebut oleh penyidik dari Polresta Kota Bandar Lampung," ungkap Yahnu, Selasa, 5 Januari 2021.

Dalam kasus perusakan APK yang dilakukan tujuh oknum aparatur daerah, yakni  Ketua RT Kelurahan Bringin Jaya Aman Efendi, Ketua RT 06 Faisal Hamzah, Ketua RT 07 Herwanto, Kepala Lingjungan 01  Suratman, Ketua RT 02 Hendarwin Haidar Suhaimi, Novita Hasan Ketua RT, dan Lurah Beringin Jaya Dara Porlian Sari, tersebut dilimpahkan ke Polresta Bandar Lampung guna dilakukan penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan Polresta Bandar Lampung menetapkan satu tersangka perusakan yakni Ketua RT bernama AE yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait